Jumat 01 Sep 2023 16:15 WIB

Sebelum Naik Pesawat, Ahli Gizi Sarankan Menyantap Makanan Ini

Aktivitas naik pesawat terbang bisa sangat membebani tubuh.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah
Pakar gizi menyarankan menyantap jenis makanan tertentu sebelum naik pesawat.
Foto: www.freepik.com
Pakar gizi menyarankan menyantap jenis makanan tertentu sebelum naik pesawat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengalaman naik pesawat terbang tidak selalu menyenangkan bagi semua orang. Agar merasa lebih nyaman, baik terkait energi tubuh dan suasana hati, pakar gizi menyarankan menyantap jenis makanan tertentu sebelum naik pesawat. 

Ahli gizi di Ancient + Brave, Jo Woodhurst, menyebut terbang bisa sangat membebani tubuh. "Sistem pencernaan, sistem kekebalan tubuh, jalur detoksifikasi, dan sistem peredaran darah, semuanya terpengaruh," ujarnya, dikutip dari laman Marie Claire, Jumat (1/9/2023). 

Baca Juga

Sistem saraf pun bisa terimbas jika seseorang 'takut terbang'. Untuk mengatasinya, ada makanan tertentu yang cocok dimakan sebelum bepergian untuk membuat tetap kenyang, perut nyaman, dan bebas kembung, selain menghidrasi tubuh. 

Woodhurst menyarankan menyantap makanan padat nutrisi, seperti menu yang terdiri dari protein, lemak, dan karbohidrat. Alternatif lain, dia menyarankan minum smoothie bayam atau beri untuk mengatasi risiko kembung. 

 

Roti dan sup hangat juga termasuk makanan yang dia sarankan, karena memuat antioksidan yang mendukung sistem kekebalan tubuh. "Penelitian menunjukkan peningkatan antioksidan, khususnya vitamin C, vitamin E, serta nutrisi tanaman seperti beta karoten dan likopen, dapat membantu," ucap Woodhurst. 

Menu lain yang disarankan antara lain sayur, buah zaitun, kacang-kacangan, atau oat. Air kelapa juga menjadi salah satu pilihan minuman yang pas dinikmati sebelum perjalanan udara, sebab menghidrasi tubuh dan merupakan elektrolit alami. 

Kiat lain dari Woodhurst adalah minum teh herbal, terutama bagi orang yang takut terbang. Sebab, stres yang dirasakan akibat rasa takut akan berdampak langsung pada sistem pencernaan. Untuk pilihan terbaik, minumlah teh kamomil atau teh jahe. 

Ahli gizi Clarissa Lenherr menyebut perjalanan udara bisa membuat usus mengembang akibat perubahan tekanan atmosfer. Tekanan itu dapat memengaruhi pergerakan usus, yang berpotensi menyebabkan perubahan pada keteraturan sistem pencernaan dan memicu sakit perut. 

Itu sebabnya, mencermati apa yang diasup tubuh sebelum naik pesawat bisa menjadi cara yang baik untuk menghindari sakit perut dan mencari tahu apa pemicu kembung. "Sebelum melakukan penerbangan, ada baiknya memilih makanan yang memberikan energi berkelanjutan, mudah dicerna, dan tidak menimbulkan ketidaknyamanan selama perjalanan," ungkap Lenherr. 

Anjuran dari Lenherr adalah makanan seimbang yang terdiri dari karbohidrat kompleks, protein tanpa lemak, lemak sehat, dan sayuran. Formula makro tersebut dianggapnya kombinasi terbaik untuk menjaga energi dan rasa kenyang.  

Karbohidrat kompleks memberikan pelepasan energi yang stabil, membantu tubuh merasa kenyang dan berenergi. Sekaligus, mengandung serat yang membantu pencernaan dan membantu menghindari lonjakan gula darah. 

Sementara, protein mendukung kesehatan otot, dan lemak sehat menyediakan sumber energi pelepasan lambat lainnya. Sayuran adalah kunci untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi karena kandungan airnya yang tinggi. 

Kombinasi yang dicontohkan Lenherr yakni menu sandwich ayam panggang, alpukat, dan salad. Opsi lain, bisa bento berisi tahu, nasi, dan sayuran. Menu lainnya yakni keju, stik sayur, serta oat. 

Disarankan juga menyantap makanan tinggi kalium sebelum penerbangan untuk memperlancar tekanan darah dan membantu meringankan kram otot. Lenherr menganjurkan makan pisang atau melon, serta yogurt.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement