Jumat 14 Jul 2023 07:03 WIB

Menu ‘Terlarang’ di Restoran, Sebaiknya Hindari Agar tak Timbulkan Keluhan Kesehatan

Ada menu yang memiliki risiko kontaminasi bakteri patogen yang lebih tinggi.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti
Kecambah mentah (ilustrasi). Setidaknya ada 3 makananya yang sebaiknya tak Anda pesan di restoran, salah satunya kecambah mentah.
Foto: Flickr
Kecambah mentah (ilustrasi). Setidaknya ada 3 makananya yang sebaiknya tak Anda pesan di restoran, salah satunya kecambah mentah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktivitas makan di restoran memberikan rasa menyenangkan bagi sebagian orang. Bisa jadi karena pengalaman bersantap yang berbeda dari di rumah, juga suasana atau dekorasi unik. Namun, daya tarik utama suatu rumah makan tentu adalah menu yang ditawarkan.

Di restoran mana pun Anda bersantap, pakar keamanan pangan menyarankan tidak memesan tiga hidangan khusus (apabila tersedia). Berikut tiga menu yang tidak dianjurkan untuk dipesan beserta alasannya, dikutip dari laman Huffington Post, Jumat (14/7/2023).

Baca Juga

1. Steak tartare

Hidangan mewah yang biasa ada di bistro Prancis ini adalah daging steak mentah yang dicampur dengan bawang merah, caper, minyak zaitun, mustard, dan telur mentah di atasnya. Menu itu bisa memicu penyakit karena mengandung banyak mikroorganisme patogen.

Sejumlah restoran menjamin hidangan aman, namun pakar keamanan pangan berpendapat lain. "Menu ini memiliki risiko kontaminasi bakteri patogen yang lebih tinggi, seperti E coli," kata penyuluh keamanan pangan senior di Penn State Department of Food Science, Martin Bucknavage.

2. Kecambah mentah

Sebagian orang menganggap biasa saja makan kecambah mentah, tapi pakar makanan Bryan Quoc Le tidak menyarankan menyantap hidangan ini saat di restoran. Menurut Le, kecambah mentah seperti alfalfa, semanggi, kacang hijau, dan tauge telah dikaitkan dengan banyak wabah keracunan makanan.

Mencuci kecambah tidak menghilangkan mikroorganisme yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan, sehingga sebaiknya dimasak terlebih dahulu. "Kecambah tumbuh dari biji yang tidak steril yang membawa spora atau koloni mikroba, yang disimpan di lingkungan lembap, memungkinkan mikroorganisme tumbuh cukup cepat," ucap Le.

3. Tiram mentah

Tiram mentah berbahaya dikonsumsi karena dapat menyerap bakteri, virus, dan kontaminan lain. Penanganan tiram mentah yang tidak tepat juga dapat mendorong pertumbuhan patogen. Pada 1995, 84 orang terserang virus Norwalk setelah makan tiram mentah, dengan gejala muntah dan diare parah.

Masalah lain yang bisa dipicu tiram mentah adalah vibriosis, penyakit yang berasal dari bakteri Vibrio. Infeksi vibriosis bisa disebabkan makan tiram atau kerang mentah, dan dapat menimbulkan konsekuensi serius seperti amputasi anggota badan.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement