Selasa 11 Jul 2023 09:00 WIB

Mau Gen Kamu Bagus? Ubah Gaya Hidup dari Sekarang

Keputusan sehari-hari yang Anda buat tentang gaya hidup berpengaruh pada gen.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Qommarria Rostanti
Gen (ilustrasi). Perubahan gaya hidup sehat dapat berpengaruh pada gen.
Foto: www.freepik.com
Gen (ilustrasi). Perubahan gaya hidup sehat dapat berpengaruh pada gen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keputusan sehari-hari yang Anda buat tentang diet dan gaya hidup memiliki pengaruh besar terhadap gen. Hal ini disebut dengan epigenetik.

Dilansir laman The Health Site, Senin (10/7/2023), epigenetik adalah studi tentang perubahan ekspresi gen yang diwariskan tanpa melibatkan perubahan pada urutan DNA yang mendasarinya. Perubahan fenotipe tanpa perubahan genotipe memengaruhi cara sel membaca gen.

Baca Juga

Perubahan epigenetik merupakan kejadian yang teratur dan alami, tetapi dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain usia, gaya hidup, pola makan, lingkungan, dan keadaan penyakit. Ahli gizi Anjali Mukerjee dalam sebuah unggahan di Instagram menyoroti pengaruh luar biasa pilihan kita terhadap gen.

“Keputusan sehari-hari yang Anda buat tentang pola makan dan gaya hidup Anda memiliki pengaruh besar pada ekspresi gen Anda. Ini disebut epigenetik,” kata Mukerjee.

Epigenetik, seperti yang dijelaskan Mukerjee, adalah pemahaman bahwa gen kita bukan satu-satunya takdir kita. Faktor-faktor seperti pola makan, gaya hidup, dan lingkungan memainkan peran penting dalam membentuk kesejahteraan kita secara keseluruhan.

“Sebanyak 90 persen dari semua tanda penuaan, semua tanda penyakit, disebabkan oleh pola makan yang buruk dan pilihan gaya hidup yang buruk,” kata dia.

Dunia yang kita ciptakan, baik secara internal maupun eksternal, penting dan berdampak signifikan pada gen. Secara internal, ini melibatkan apa yang kita konsumsi, makanan yang kita makan, dan cairan yang kita minum. Hal tersebut juga mencakup pikiran dan tindakan kita.

“Apakah Anda hidup dengan orang beracun? Apakah Anda hidup memicu emosi beracun pada orang lain? Apakah Anda tinggal di lingkungan yang tidak higienis? Apakah ada banyak debu dan tungau, cendawan dan jamur di sekitar Anda?,” kata Mukerjee.

Menurut ahli gizi tersebut, faktor lingkungan eksternal ini dapat memengaruhi kesehatan Anda juga. Selain itu, Mukerjee menyoroti bahwa gaya hidup dan pilihan diet Anda lebih penting daripada DNA itu sendiri. Mereka memiliki kekuatan untuk membentuk penampilan dan perasaan Anda selama 30-50 tahun ke depan dalam hidup Anda.

 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement