Senin 22 May 2023 11:07 WIB

Dosen Universitas BSI Beri Wawasan Literasi Digital Penanganan P4GN

Kaprodi Universitas BSI kampus Pontianak Raja Sabaruddin jadi narasumber kegiatan BNN

Bertempat di Hotel Dangau, Kubu Raya Kalimantan Barat yang menjadi tuan rumah kegiatan Literasi Digital dalam Penanganan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), Raja Sabaruddin yang merupakan dosen sekaligus Kaprodi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Digital Kreatif Universitas BSI kampus Pontianak, menjadi narasumber, pada Rabu (10/5/2023).
Foto: dok Universitas BSI
Bertempat di Hotel Dangau, Kubu Raya Kalimantan Barat yang menjadi tuan rumah kegiatan Literasi Digital dalam Penanganan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), Raja Sabaruddin yang merupakan dosen sekaligus Kaprodi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Digital Kreatif Universitas BSI kampus Pontianak, menjadi narasumber, pada Rabu (10/5/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Bertempat di Hotel Dangau, Kubu Raya Kalimantan Barat yang menjadi tuan rumah kegiatan Literasi Digital dalam Penanganan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), Raja Sabaruddin, yang merupakan dosen sekaligus Kaprodi Sistem Informasi Akuntansi Kampus Digital Kreatif Universitas BSI kampus Pontianak, menjadi narasumber, pada Rabu (10/5/2023).

Miliki keahlian dalam bidang literasi digital, Raja Sabaruddin menjadi narasumber utama dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh BNN (Badan Narkotika Nasional) Kubu Raya. Dalam pemaparannya, Raja menyoroti pentingnya literasi digital dalam upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba. 

“Dalam aspek literasi digital, penggunaan teknologi dan media digital dapat digunakan untuk menyebarkan informasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan cara menghadapinya,” ujar Raja dalam rilis yang diterima, Rabu (17/5/2023). 

Peserta dari kegiatan ini terdiri atas beberapa guru-guru yang dipilih oleh panitia. Peserta aktif diajak berdiskusi untuk menyuarakan pendapat, pengalaman, serta ide bagaimana mengintegrasikan literasi digital dalam pendidikan dan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah-sekolah. 

“Kegiatan literasi ini untuk memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya literasi digital dalam penanganan penyalahgunaan narkoba. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya penanganan P4GN di masyarakat,” kata Raja. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement