Jumat 19 May 2023 20:47 WIB

Penggemar Coldplay yang tak Kebagian Tiket Pilih 'Ikhlas' Daripada Beli di Calo

Akun komunitas penggemar Coldplay menyesalkan atas perbuatan calo.

Rep: Santi Sopia/ Red: Qommarria Rostanti
Warga mencoba membeil tiket konser Coldplay secara online di Jakarta, Rabu (17/5/2023). Banyak penggemar yang tidak kebagian tiket konser Coldplay. Meski begitu, mereka lebih memilih ikhlas daripada membeli di calo. (ilustrasi)
Foto: Republika/Edwin Putranto
Warga mencoba membeil tiket konser Coldplay secara online di Jakarta, Rabu (17/5/2023). Banyak penggemar yang tidak kebagian tiket konser Coldplay. Meski begitu, mereka lebih memilih ikhlas daripada membeli di calo. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kelompok penggemar Coldplay tampak geram dengan maraknya aksi calo dalam penjualan tiket konser band asal Inggris tersebut. Di calo, harga tiket bisa naik hingga beberapa kali lipat.

Seorang warganet menunjukkan tangkapan layar beberapa tiket konser yang naik dua kali lipat. Tidak sedikit harga yang dipatok kurang masuk akal.

Baca Juga

“Kalau ada calo jual tiket, jangan dibeli biarin calo nangis gak balik modal,” keluh warganet yang diunggah di Instagram Stories akun @coldplayfasnindonesia, dikutip Jumat (19/5/2023).

Akun komunitas penggemar Coldplay menyesalkan atas perbuatan oknum calo. Kesempatan penggemar mendapatkan tiket secara adil semakin kecil.

 

“Menanggapi perihal ordal/calo, banyak DM yang masuk dari fans lama (berat) dan kita saling bercerita tentang Coldplay,” tulis admin lewat Insta Stories.

Kebanyakan penggemar disebut lebih siap ikhlas jika tidak bisa dapat tiket dengan harga fair daripada membeli ke calo. Mereka memilih gagal menonton daripada mendukung calo.

Ketimbang harus rela-rela beli tiket ke para calo sial*n ini dengan patok harga yang nggak ngotak,” tulis akun tersebut.

Admin grup tersebut sekaligus menekankan para followers agar berusaha secara realistis. Para penggemar bisa menggunakan nalar yang sehat.

Calo dianggap sah-sah saja menjual tiket tapi itu ilegal. Hal itu juga membuktikan mana penggemar yang abal-abal dan serius. “Good luck war tiket-nya,” lanjut admin merujuk war tiket untuk penjualan umum, Jumat mulai pukul 10.00 pagi. Periode prajual telah ditutup dan habis pada 17 Mei.

“Calo merajalela banget, bahkan banyak yang fomo juga,” kata warganet lain.

“Tapi ya mbo jangan terlalu ambisius gitu loh, sampai rela beli harga selangit dan nguntungin ordal dan para calo sial*n ini. Iya itu duit kalian tapi jadi keliatan beg* aja sih,” demikian tanggapan admin grup.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement