Selasa 02 May 2023 22:47 WIB

Sopir Bus Pingsan, Siswa 13 Tahun Lakukan Aksi Heroik Selamatkan Penumpang

Aksi heroik siswa 13 tahun ini terekam CCTV saat mengambil alih setir dari sopir bus.

Rep: Santi Sopia/ Red: Qommarria Rostanti
Aksi heroik anak 13 tahun menyelamatkan penumpang bus yang sopirnya pingsan.
Foto: WXYZ TV via AP
Aksi heroik anak 13 tahun menyelamatkan penumpang bus yang sopirnya pingsan.

REPUBLIKA.CO.ID, WARREN — Seorang siswa laki-laki bernama Dillon Reeves (13 tahun) berhasil melakukan aksi heroik. Dia berhasil mencegah kecelakaan bus yang ditumpanginya bersama puluhan murid lain di Warren, Michigan, Amerika Serikat. Reeves berlari ke bagian stir dan menginjak rem setelah sopir bus pingsan akibat kondisi darurat medis, menurut pihak berwenang.

Alhasil bus dapat menepi dan berhenti dengan aman di daerah Detroit. Inisiatif Reeves terekam oleh kamera CCTV. Dalam video rekaman itu, terlihat sopir bus seperti sudah menyadari dirinya akan mengalami darurat medis. Karenanya, ia sempat melakukan panggilan ke kantor transportasi.

Baca Juga

Setelah mencoba memberhentikan bus, Reeves langsung berteriak kepada teman-teman sekolahnya yang berada di dalam bus tersebut. Dia meminta agar ada yang segera menelepon 911.

“Seseorang panggil 911. Sekarang!," teriak Reeves kala itu yang terekam oleh kamera pengawas.

 

Reeves kini dipuja-puji sebagai pahlawan. Dia dianggap berani menghentikan bus saat berbelok ke arah yang salah.

“Dalam 35 tahun lebih pendidikan saya, ini adalah tindakan keberanian dan kedewasaan yang luar biasa di pihaknya,” kata Robert Livernois, pengawas Warren Consolidated Schools, seperti dikutip dari Huff Post, Selasa (2/5/2023).

Insiden itu terekam di kamera video tepat di atas pengemudi. Video tersebut memperlihatkan pengemudi sempat mengipasi dirinya sendiri dengan topi baseball. Dia kemudian memberitahu kantor transportasi bahwa mobil harus segera menepi.

Beberapa detik kemudian, Reeves langsung beraksi, menginjak pedal rem dan mencengkeram setir. Reeves menolak untuk berbicara kepada wartawan, tetapi orang tuanya, Steve dan Ireta Reeves, mengaku bangga.

Mereka menyebut memiliki pahlawan kecil. “Dia sudah terbiasa bersamaku saat mengemudi di jalanan sejak usia empat tahun. Dia pengemudi yang baik,” ujar ayah Reeves.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement