Jumat 14 Apr 2023 15:09 WIB

Kuas Makeup Jarang Dibersihkan? Seram, Bakterinya Lebih Banyak dari Dudukan WC

Kuas makeup kotor memiliki potensi jejak E Coli, ragi, dan jamur.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Kuas makeup (ilustrasi). Kuas makeup yang jarang dibersihkan dapat mengandung bakteri yang lebih banyak dari dudukan toilet.
Foto: www.freepik.com
Kuas makeup (ilustrasi). Kuas makeup yang jarang dibersihkan dapat mengandung bakteri yang lebih banyak dari dudukan toilet.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Membersihkan kuas makeup terkadang luput dilakukan, bahkan ada yang tidak pernah membersihkannya sama sekali. Sebuah studi mengungkapkan, tidak membersihkan kuas makeup bisa membuat kuas tersebut mengandung lebih banyak bakteri dibandingkan dudukan toilet.

Dalam penelitian yang dilakukan Spectrum Collections, tim mengambil dua set kuas alas bedak, satu yang bersih dan satu yang kotor. Peneliti kemudian menyeka setiap kuas pada akhir periode pengujian, dan membandingkannya dengan sekaan dari dudukan WC.

Baca Juga

Para peneliti mengamati penyimpanan kuas di lima area yang berbeda termasuk tempat rias di kamar tidur, tas rias, tas kuas rias, laci kuas, dan tempat di kamar mandi. Peneliti menemukan bahwa di setiap tempat, kuas yang tidak bersih mengandung bakteri yang sama atau lebih banyak dibandingkan dudukan toilet.

Hasil dari sampel menunjukkan bahwa semua kuas rias yang tidak bersih memiliki potensi jejak E Coli, ragi, dan jamur yang dapat menyebabkan infeksi jamur, sementara kuas rias yang bersih memiliki bakteri yang jauh lebih sedikit.

Mengikuti hasil penelitian tersebut, Spectrum Collections juga bertanya kepada para pelanggannya tentang seberapa sering mereka membersihkan kuas makeup. Hasilnya, 40 persen responden mengaku hanya membersihkan kuas mereka setiap dua pekan sekali, dan 20 persen mengaku membersihkan kuas mereka setiap satu hingga tiga bulan sekali.

Cosmetic Scientist, Carly Musleh, mendesak orang-orang untuk membersihkan kuas mereka secara lebih teratur. Pasalnya, kuas yang penuh bakteri akan menyebar ke wajah saat mengaplikasikan makeup.

Dia mengatakan, banyak yang menggunakan kuas makeup setiap hari untuk mengaplikasikan berbagai macam produk yang berbeda, namun sering kali membiarkannya berpekan-pekan atau berbulan-bulan sebelum dibersihkan. "Penelitian telah menunjukkan bahwa rata-rata kuas makeup dapat mengandung sel kulit mati, minyak, dan bakteri yang dapat berpindah dari produk ke wajah,” kata Musleh seperti dilansir laman Mirror, Jumat (14/4/2023).

Ia menjelaskan, kulit manusia mengandung berbagai jenis mikroba yang dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan melindungi dari mikroba patogen yang menyebabkan infeksi. Untuk itu, menggunakan kuas kotor dapat meningkatkan risiko menyebabkan ketidakseimbangan mikroba yang sehat dan menyebabkan peningkatan jumlah mikroba patogen yang dapat menyebabkan jerawat atau masalah yang lebih serius seperti impetigo atau infeksi Staphylococcal (Staph).

Musleh menekankan pentingnya membersihkan kuas dengan benar. Misalnya, jangan merendam bagian logam di bawah air karena dapat merusak kuas. Pastikan untuk membersihkan bagian tengah dan bawah bulu sikat, karena bagian ini sering terlewatkan serta bisa menjadi tempat bakteri menumpuk.

Salah satu pendiri Spectrum, Hannah dan Sophie Pycroft, mengatakan pentingnya menyuarakan kesadaran membersihkan kuas makeup. Ada kebutuhan nyata untuk lebih banyak diskusi tentang pentingnya membersihkan kuas makeup.

Mereka mengatakan, penelitian mengungkapkan banyak dari kita yang tidak melakukan pembersihan tersebut. Jelas sekali banyak dari kita yang tidak memahami dampak dari tidak membersihkan kuas makeup pada kulit.

"Sangat penting untuk membersihkan kuas makeup setidaknya sepekan sekali untuk menghilangkan bakteri yang ada di kuas,” kata dia.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement