Ahad 29 Jan 2023 12:20 WIB

Muffest 2023 Rangkul Jenama Nonhijab di Modest Day

Modest Day sekaligus memperlihatkan Muslimah Indonesia tak semuanya berhijab.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Reiny Dwinanda
Model memperagakan busana D.J.H.N pada penutupan Muslim Fashion Festival+ 2022 (MUFFEST+2022) di The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Sabtu (23/4/2022). Muffest 2023 juga turut menghadirkan jenama-jenama non hijab.
Foto: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Model memperagakan busana D.J.H.N pada penutupan Muslim Fashion Festival+ 2022 (MUFFEST+2022) di The Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Sabtu (23/4/2022). Muffest 2023 juga turut menghadirkan jenama-jenama non hijab.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Muslim Fashion Festival (Muffest+) kembali digelar pada tahun ini dan akan menyuguhkan busana-busana Muslim yang inovatif. Tidak hanya itu, Muffest+ 2023 juga akan secara khusus menggelar Modest Day di hari kedua.

"Tahun ini akan ada Modest Day, yang mana itu diselenggarakan di hari kedua. Brand-brand nonhijab bisa bergabung, asalkan memang modest. Sopan bajunya," ungkap National Chairman Indonesian Fashion Chamber (IFC), Ali Charisma, dalam gathering virtual, Jumat (27/1/2023).

Baca Juga

Modest Day ini dilakukan agar busana Muslim pun bisa go global sehingga mampu memberikan pandangan pada masyarakat dunia hingga non-Muslim. Selain itu, Modest Day juga ingin memperlihatkan wajah Muslimah Indonesia yang tidak semua mengenakan hijab, namun tetap mengutamakan baju yang tertutup dan sopan.

"Jadi orang luar melihat busana Muslim, mereka kebayang juga, ada pilihannya. Di lain sisi, Muslim Indonesia berproses, tidak semua menggunakan hijab. Di sini juga kami mengakomodir, ada prosesnya, sopan, tapi juga ada busana syar'i seperti biasanya," papar Ali.

 

Lebih luas lagi, Muffest+ juga ingin merangkul jenama-jenama nonhijab. Pasalnya, ada beberapa jenama nonhijab yang ingin ikut memamerkan koleksi mereka di Muffest+ dan harus membuat pakaian Muslim, namun kemudian pakaian itu tidak dipakai atau dijual.

"Ada brand yang (koleksinya) tidak pakai hijab, lalu mau ikut Muffest jadi berhijab, itu juga kurang pas untuk inovasi mereka yang akhirnya nggak dipakai. Itu sayang banget. Jadi kita berusaha mengakomodir brand-brand itu tetap bisa gabung Muffest, tapi tetap bisa menjadi jati dirinya mereka," kata Ali.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement