Ahad 27 Nov 2022 14:44 WIB

Ubanan Saat Masih Muda, Betulkah Akibat Terlalu Banyak Mikir yang Berat-Berat?

Politikus PDIP Ganjar Pranowo termasuk orang yang beruban sejak masih muda.

Rep: Desy Susilawati, Adysha Citra Ramadani, Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tiba di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (24/10/2022). Ganjar termasuk salah satu orang yang beruban sejak muda.
Foto:

Kekurangan zat gizi mikro seperti vitamin B12, vitamin D3, dan kalsium juga dapat dikaitkan dengan rambut beruban lebih dini, menurut peneliti.  Dalam sebuah penelitian awal yang diterbitkan dalam International Journal of Trichology, para peneliti menemukan uban prematur sering kali bertepatan dengan rendahnya kadar vitamin D.

Studi tersebut, tidak dapat membuktikan peran kausal, sehingga tidak disarankan untuk menambah vitamin D dalam upaya untuk memperlambat kemunclan uban. Gangguan autoimun yang terkait dengan rambut beruban prematur, termasuk vitiligo dan anemia pernisiosa, yang cenderung menunjukkan kekurangan B12 atau zat besi.

Sementara itu, keterlibatan anemia dalam rambut beruban dikaitkan dengan peran zat besi dalam sel darah. Itu terjadi karena zat besi bertanggung jawab untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Zat besi juga diyakini memainkan peran kunci dalam memperpanjang produksi pigmen rambut.

Pada 2017, Indian Journal of Dermatology menerbitkan sebuah penelitian yang dilakukan pada 71 kasus uban prematur, yang didefinisikan sebagai uban pada usia 25 tahun ke atas. Catatan pasien diambil, yang memberikan rincian tentang beberapa parameter kesehatan pada saat rambut mereka mulai beruban. Laporan termasuk informasi tentang anemia, gangguan tiroid, glukosa darah puasa, dan kadar vitamin B12.

"Hipovitaminosis B12 dan hipotiroidisme menunjukkan hubungan yang signifikan dengan gangguan tersebut, sedangkan anemia, feritin serum, dan glukosa darah puasa tidak," kata para peneliti.

Vitamin B12 banyak terkandung di daging, sereal, dan produk susu yang diperkaya. Vitamin B12 merupakan kunci untuk metabolisme, produksi DNA dan tingkat energi secara keseluruhan.

Para peneliti sering menemukan kekurangan vitamin B12 bersamaan dengan kekurangan asam folat dan biotin pada orang yang rambutnya mulai beruban lebih awal. Kabar baiknya, hilangnya pigmentasi rambut yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi dapat dibalikkan.

Ada juga bukti bahwa hormon tiroid dapat membantu membalikkan uban yang disebabkan oleh penyakit autoimun, seperti Hashimoto. Mayo Clinic menjelaskan ketika tiroid tidak menghasilkan cukup hormon, keseimbangan reaksi kimia dalam tubuh bisa terganggu.

"Ada beberapa penyebab, termasuk penyakit autoimun, perawatan hipertiroidisme, terapi radiasi, operasi tiroid, dan obat-obatan tertentu," kata Mayo Clinic.

 

Jangan dicabut

Uban mulai tumbuh satu per satu? Sebaiknya, hindari mencabutnya.

Pemilik dan direktur Orchard Lake Dermatology & Cosmetics, Rohit Kakar MD FAAD, mengungkapkan bahwa ada dua hal yang akan terjadi bila uban dicabut. Berikut ini adalah kedua dampak tersebut, seperti dilansir Livestrong.

Rambut Baru yang Tumbuh Tetap Berwarna Putih

Mencabut uban hanya menyingkirkan rambut berwarna putih tersebut untuk sementara waktu. Rambut baru yang muncul nantinya akan tetap berwarna putih.

"Ketika sebuah folikel rambut spesifik kehilangan sel-sel pemroduksi pigmen, folikel rambut tersebut hanya akan menghasilkan rambut putih," kata Co Founder Oak Dermatology, Jeffrey Hsu MD FAAD.

Sebagian orang mempercayai bahwa mencabut uban akan membuat uban yang bermunculan jadi bertambah banyak. Kabar baiknya, hal ini hanyalah mitos yang tidak sesuai fakta. Ketika satu rambut dicabut, rambut lain di sekitarnya tidak akan terpengaruh karena tiap folikel memiliki genetiknya sendiri.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement