Rabu 13 Jul 2022 00:40 WIB

Profesor Asal Inggris Ingatkan Minuman Favorit Ini Bisa Sebabkan Penggumpalan Darah

Minuman favorit banyak orang bisa meningkatkan risiko penggumpalan darah.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda
Kopi (ilustrasi). Selain kopi, teh juga berkafein dan dapat memperburuk dehidrasi.
Foto:

Minum berlebihan ditandai dengan beberapa gejala seperti berkeringat saat istirahat, urine sama sekali tak berwarna hingga kurang konsentrasi. Seharusnya, urine berwarna kuning muda sekali.

Selain dehidrasi dan darah lengket, DVT lebih mungkin terjadi jika Anda lebih dari 60 tahun, kelebihan berat badan, perokok, atau pernah mengalami DVT sebelumnya. Orang yang minum pil kontrasepsi atau terapi penggantian hormon (HRT), menderita kanker atau gagal jantung, dan memiliki varises juga berisiko.

Kehamilan juga dapat meningkatkan risiko seseorang. Sebab, calon ibu sering kali harus tirah baring di tempat tidur untuk waktu yang lama.

"Jika dokter mencurigai Anda menderita DVT, Anda harus dirujuk ke rumah sakit dalam waktu 24 jam untuk pemindaian ultrasound," kata NHS.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement