Selasa 08 Mar 2022 17:13 WIB

Trik Aman Santap Steak Bagi Penderita Kolesterol Tinggi Ala Chef Rizky Annisa

Steak kerap jadi 'musuh' bagi mereka yang menderita kolesterol tinggi.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda
Daging steak. Penderita kolesterol tinggi masih bisa menyantap steak dengan aman.
Foto:

Dalam keterangannya terdahulu, ahli gizi Julia Zumpano menganjurkan untuk memilih potongan daging yang paling tidak berlemak sebagai alternatif yang lebih sehat. Selain itu, jumlah daging merah yang dikonsumsi pun perlu dibatasi atau tidak berlebihan.

Di antara semua opsi potongan daging merah, potongan daging yang biasa diolah menjadi steak dianggap yang paling sehat. Terlebih, bila potongan steak yang digunakan adalah potongan tak berlemak, seperti flank, round, sirloin, tenderloin, dan ball tip.

Potongan-potongan ini tak hanya minim lemak, tetapi juga memiliki kalori yang lebih rendah. Yang kerap menjadi masalah dari sajian steak adalah kandungan lemak jenuhnya.

Oleh karena itu, konsumsi steak perlu dibatasi agar asupan lemak jenuh tidak berlebih. Konsumsi steak sebaiknya dibatasi kurang dari enam ons berat daging non olahan per pekan. Batasan ini dinilai aman dan tidak meningkatkan risiko penyakit jantung.

Memilih sumber daging yang tepat juga dapat mengoptimalkan nilai gizi dalam sajian steak. Sebagai contoh, daging merah dari sapi yang mendapatkan pakan rumput memiliki kandungan asam lemak omega 3 yang lebih besar dibandingkan jenis lainnya. Oleh karena itu, akan lebih baik memilih jenis daging seperti ini saat mengolah steak.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement