Jumat 25 Feb 2022 17:25 WIB

Jangan Cuma Panggil Namanya, Teriakkan Ini Juga Saat Anak Hilang di Tempat Umum

Seorang ibu membagikan cara efektif menemukan anak yang hilang di tempat umum.

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda
Wahana permainan anak di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Ahad (6/2/2022). Ketika anak terpisah dari orang tua di tempat umum, jangan cuma teriakkan namanya. Sebut juga deskripsi spesifik anak Anda.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Wahana permainan anak di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Ahad (6/2/2022). Ketika anak terpisah dari orang tua di tempat umum, jangan cuma teriakkan namanya. Sebut juga deskripsi spesifik anak Anda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketika bepergian bersama anak di tempat umum, selalu ada peluang terpisah dengan buah hati. Jika ini terjadi, tenangkan diri agar tidak panik. Segera lakukan beberapa hal agar anak bisa lekas ditemukan.

Seorang ibu bernama Jess Martin membagikan teknik cepat menemukan anak hilang yang harus diketahui semua orang tua. Dia menyebarkan metode tersebut melalui media sosial TikTok, dengan akun @jesmartin.

Baca Juga

Martin mengalamatkan kiatnya untuk semua orang tua, guru, pengasuh, atau siapa saja yang secara teratur bertanggung jawab menjaga anak-anak. Menurut dia, ada teknik efektif untuk menemukan anak yang terpisah.

"Jika Anda berada di taman hiburan, kebun binatang, mal, apa pun itu, dan Anda melihat sekeliling dan anak Anda tidak lagi bersama Anda, yang perlu Anda lakukan adalah mulai mencari mereka dengan suara keras," ujarnya.

Martin menjelaskan, teknik itu pernah membantu dirinya menemukan putranya yang terpisah di tempat umum. Martin mewanti-wanti orang tua segera memanggil anak dengan lantang, bukan hanya diam-diam mencari mereka.

Memanggil dengan suara keras juga mencakup meneriakkan deskripsi anak ke seantero lokasi. Ulangi terus sambil berjalan mencari anak sampai anak ditemukan atau ada orang lain yang melihatnya.

Deskripsi perlu sedetail mungkin. Contohnya bisa seperti ini: Saya mencari anak laki-laki, usia lima tahun, rambut cokelat pendek, mata cokelat, memakai kaus Nike merah, celana pendek hitam, dan sepatu hitam.

Dengan begitu, Martin yakin ada lebih banyak orang yang mulai ikut membantu mencari anak. Pada skenario kasus terbaik, seseorang melihat anak tersebut dan menunjukkannya, atau membawanya kembali kepada Anda.

Bisa juga terjadi skenario terburuk di mana seseorang sengaja menyesatkan anak dengan tujuan buruk. Jika itu terjadi, meneriakkan deskripsi anak yang terpisah akan membuat semua orang tahu ada orang tua sedang mencari anak tersebut.

"Anda mungkin merasa Anda terlihat bodoh melakukannya, dan mungkin memang demikian, tetapi jauh lebih baik terlihat bodoh daripada menyesal," kata Martin, dikutip dari laman //Express//, Jumat (25/2/2022).

Apabila keluarga bepergian dengan lebih dari satu orang dewasa, buat pembagian tugas. Pastikan ada orang dewasa yang mengawasi pintu keluar tempat bepergian, sehingga anak tidak keluar dengan siapa pun.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement