Sabtu 11 Dec 2021 05:35 WIB

Hand Sanitizer dengan Kandungan Aerosol Disebut Ampuh Tangkal Virus

Membawa hand sanitizer adalah sebuah kebiasaan baru saat ini.

Virus corona  (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com
Virus corona (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Situasi pandemi akibat virus Covid-19 selama dua tahun ini telah membiasakan masyarakat Indonesia untuk menjaga pola hidup bersih. Membawa hand sanitizer adalah sebuah kebiasaan baru yang muncul sebagai upaya mencegah terpaparnya tubuh dari virus tersebut tatkala berada di luar rumah. Hal itu lah yang membuat bisnis di industri produk penunjang kesehatan ini tumbuh subur.

Menurut data Kementerian Kesehatan, terlihat peningkatan signifikan jumlah produsen alat kesehatan seperti masker, hand sanitizer, thermometer dari awal kasus Covid-19 sekitar Februari 2020 sampai dengan tanggal 21 September 2020. Bahkan produsen hand sanitizer jumlahnya meroket dari 45 menjadi 475 industri atau terjadi peningkatan 955 persen.

Baca Juga

Dr. Amanda Rahmania selaku praktisi kesehatan menuturkan, dalam memilih produk pembersih tangan, sangat penting melihat kandungan yang baik dalam produk hand sanitizer yang kita gunakan sehari- hari. Selain tentunya juga tidak lupa untuk memakai masker serta mencuci tangan berulang kali baik dirumah maupun saat kita beraktivitas diluar. 

Hand sanitizer yang menjadi sahabat keseharian kita di era new-normal, harus dapat melindungi dari virus dan bakteri dan sebaiknya memiliki kandungan yang aman, sehingga bisa digunakan ke peralatan makan dan mainan anak. Juga harus memperhatikan kandungannya seperti varian alkoholnya dan ada bahan aktif anti-microbial yang efektif membunuh kuman dan secara klinis harus ramah lingkungan," kata dia di Jakarta, Jumat (10/12).

Apalagi, kata dia, dengan adanya pandemi corona dan varian terbarunya sekarang ini, masyarakat perlu sangat ekstra menjaga dirinya. "Salah satunya dengan membawa hand sanitizer yang mudah dibawa kemana-mana, langkah ini sekaligus mereduksi kuman dan virus yang tidak kasat mata tersebut agar tidak mudah masuk kedalam tubuh kita,” ujar dia.

Sebuah produk pembersih tangan bernama Rip It menjadi salah satu produsen yang hadir di tengah pandemi, tepatnya pada Juni 2020 lalu. Sebagai pelaku bisnis UMKM yang berbasis di Jakarta, Rip It berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam memberantas Covid-19 dan keluar dari situasi pandemi, dengan menciptakan inovasi produk higienis yang inovatif.

Head Of Marketing PT. Radika Inovasi Indonesia, Farah Fauziah, dalam siaran mengungkapkan, pentingnya memproteksi guna mencegah kuman yang bisa menyebabkan berbagai virus penyakit yang bisa masuk kedalam tubuh kita, salah satu upayanya yakni dengan menggunakan hand sanitizer.

“Menggunakan hand sanitizer merupakan langkah proteksi yang ampuh dalam menangkal berbagai virus penyakit serta kuman virus corona, terlebih lagi dalam bentuk aerosol spray seperti Rip It. Di samping tentunya kita harus menjaga imun tubuh kita agar tetap fit dan menerapkan prokes yang ketat,” ujarnya di Jakarta, Jumat (10/12).

Tidak hanya berfungsi sebagai pembersih tangan, Rip It dikenal sebagai sanitizer serbaguna yang dapat digunakan pada permukaan seperti meja, kursi, mainan anak, alat makan dan juga udara.

"Sabun tangan Rip It mengandung bahan aktif anti-microbial, yang efektif mematikan 99.99% virus dan bakteri. Rip It Antibacterial Hand Soap diformulasikan secara klinis untuk melindungi dan mengurangi risiko kontaminasi silang. tanpa bahan berbahaya seperti paraben dan triclosan, selain itu kadar pH seimbang 5+, Rip It Antibacterial Hand Soap dapat membersihkan tangan sekaligus menahan kelembaban kulit," kata dia.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement