Kamis 17 Jun 2021 15:45 WIB

Antivaksin, Eric Clapton Merasa Dikucilkan di Dunia Hiburan

Eric Clapton telah mendapatkan suntikan vaksin AstraZeneca.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda
Gitaris Eric Clapton mengaku merasakan efek samping setelah mendapatkan suntikan vaksin AstraZeneca.
Foto:

Sang gitaris bahkan sempat khawatir tidak akan bisa bermain gitar lagi. Clapton menyampaikan bahwa dia menderita neuropati perifer dan seharusnya tidak pernah berurusan dengan jarum suntik, tetapi propaganda pemerintah mengatakan vaksinasi aman untuk semua orang.

Selain keberatan dengan vaksin, Clapton menentang lockdown lewat lagu "Stand and Deliver" yang dia rilis bersama Van Morrison tahun lalu. Sama dengan rekannya, Morrison juga menuai banyak kritik akibat karya tersebut, tapi dia tetap berkeras dengan opininya atas nama kebebasan berpendapat.

Morrison balik mengkritisi bahwa dahulu kebebasan berbicara lewat karya atau wujud puitis lainnya tidak dipermasalahkan. Terlebih, dia tidak memaksakan siapa pun yang mendengar lagunya untuk ikut setuju dengan pesan yang tersampaikan di dalamnya.

"Sama seperti adanya kebebasan pers, harus ada kebebasan berbicara, tapi sekarang rasanya tidak ada. Jika Anda membuat lagu yang mengekspresikan kebebasan berbicara, Anda mendapatkan reaksi yang sangat negatif," ucap Morrison, dikutip dari laman AceShowbiz, Kamis (17/6).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement