Rabu 22 Jul 2020 14:43 WIB

Bisma Karisma Gambarkan Sisi Lain Sosoknya Lewat Lagu

Lagu 'Yang Suri' sengaja ditulis Bisma sebagai pesan bagi penggemarnya.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Nora Azizah
Lagu 'Yang Suri' sengaja ditulis Bisma Karisma sebagai pesan bagi penggemarnya (Foto: Bisma Karisma)
Foto: tangkapan layar
Lagu 'Yang Suri' sengaja ditulis Bisma Karisma sebagai pesan bagi penggemarnya (Foto: Bisma Karisma)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada tujuan khusus mengapa musisi Bisma Karisma merilis lagu terbarunya berjudul "Yang Suri". Pada tembang yang sudah bisa disimak via berbagai kanal digital tersebut, Bisma mengungkap kisah personal dengan jujur.

Bisma ingin publik maupun penggemarnya yang dijuluki Perenjana memahami sisi lain dirinya. Sosok Bisma yang kini berusaha lebih dewasa, berbeda dengan Bisma yang lebih ekspresif, tidak bisa diam, dan 'petakilan', seperti selama ini dikenal.

Baca Juga

"(Lagu ini) bedanya cukup signifikan, karena dikerjakannya lama. Selama empat tahun, saya mengalami turbulensi hebat dalam kehidupan," ungkap pemuda 29 tahun kelahiran Bandung itu pada siaran langsung di saluran Youtube pribadinya, belum lama ini.

Dia mengajak penggemar menyelami kepribadiannya lebih dalam. Personel band SM*SH itu telah bertualang dan menemukan pengalaman spiritual, menjalani kuliah kehidupan yang disebutnya punya tingkat lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

Tembang "Yang Suri" merupakan kristalisasi pengalaman Bisma ketika menghadapi kondisi serupa mati suri belasan tahun silam. Dia cukup lama menyimpan kisah tersebut dan kini memberanikan diri menuangkannya dalam lagu.

Setelah "Yang Suri" lahir, Bisma hanya ingin mensyukuri, menjalani, dan memupuk semangat berkarya. Dia berharap 'bayi' berwujud lagu "Yang Suri" bisa tumbuh dengan baik dan disayangi oleh semua makhluk.

Bagi Bisma, lagu "Yang Suri" sangat penting untuk bercermin dan refleksi diri. Bisma belajar bahwa kondisi ketidakpastian selalu ada dalam hidup, kendala pasti ada, dan proses perjuangan butuh kesabaran serta ketenangan.

"Mungkin liriknya tidak gamblang, aransemen musiknya juga lebih konpleks, butuh proses untuk mencerna lagu secara utuh. Kalau punya perspektif masing-masing terhadap lagu ini, silahkan," ucap pemeran film Bebas itu.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement