Selasa 03 Mar 2020 02:21 WIB

Halima Aden Ikut Kampanye Amal Hari Perempuan Internasional

Halima Aden berpose untuk kampanye amal Hari Perempuan Internasional.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Reiny Dwinanda
Halima Aden ikut dalam kampanye amal memperingati Hari Perempuan Internasional.
Foto: Instagram @halima
Halima Aden ikut dalam kampanye amal memperingati Hari Perempuan Internasional.

REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI — Dalam perayaan Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret, global pengecer daring Net-a-Porter meluncurkan 20 t-shirt eksklusif. Peluncuran kaos itu menjalin kemitraan dengan kelompok nirlaba Women for Women International.

Meskipun pengecer daring itu telah berkolaborasi dengan organisasi kemanusiaan selama tiga tahun. Kemitraan kali ini menandai peringatan 20 tahun Net-a-Porter.

Baca Juga

Untuk menghormati tonggak sejarah, platform mengajak 20 merek dan desainer wanita untuk mengirimkan desain, termasuk desainer sepatu Yordania Amina Muaddi, Stella McCartney, Charlotte Tilbury, Isabel Marant, Isabel Marant, Jimmy Choo, dan banyak lagi. Dilansir dari laman Arabnews pada Senin (2/3), Net-a-Porter mengatakan, 100 persen dari hasil penjualan akan disumbangkan ke badan amal yang membantu wanita yang tinggal di negara-negara yang dilanda perang membangun kembali kehidupan mereka.

Model yang dipilih untuk kampanye itu adalah model Somalia-Amerika, Halima Aden. Dia lahir di kamp pengungsian Kenya, setelah keluarganya meninggalkan negara asal karena kerusuhan sipil yang berkelanjutan sebelum menetap di AS.

Aden berpose mengenakan koleksi The Range berupa sweater crewneck lengan panjang berwarna putih dengan tulisan “I’ve got all my sisters with me.” Wajah-wajah akrab lainnya ialah penyanyi Camila Cabello yang mengenakan rancangan Isabel Marant dan aktris Kerry Washington memakai koleksi Stella McCartney. Mereka ditampilkan bersama Aden dalam gambar kampanye.

“Bangga untuk mendukung dan merayakan #incrediblewomen di seluruh dunia dalam @therangenyc ini untuk kaus @netaporter untuk menghormati #internationalwomensday,” tulis Aden di akun Instagram pribadinya.

“Kampanye Hari Perempuan Internasional kami dengan sempurna mewujudkan sentimen yang begitu banyak dapat dicapai ketika wanita bersatu,” kata wakil presiden Women for Women International, Brita Fernandez Schmidt.

Dia sangat berterima kasih dengan semua pihak yang terlibat dalam kampanye itu. Dia berharap, tahun ini pihaknya dapat mengumpulkan cukup dana untuk mengubah kehidupan ratusan perempuan yang selamat dari perang.

Women for Women International mendaftarkan perempuan kurang mampu dalam program pelatihan selama setahun. Mereka dapat belajar tentang hak-haknya, kesehatan, keterampilan kejuruan, dan membentuk jaringan pendukung perempuan dengan pengalaman serupa. Kampanye Net-a-Porter pada 2018 dan 2019 mendapat dana cukup untuk mendukung lebih dari 300 wanita melalui program pelatihan selama setahun dari badan amal itu.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement