Senin 14 Oct 2019 10:46 WIB

Tips Memilih Makanan untuk Anak Kucing Kesayangan

Karena tak mendapat air susu dari induknya, makanan kucing harus bernutrisi.

Rep: Ronald Ricardo (cek n ricek)/ Red: Ronald Ricardo (cek n ricek)
Cakaran kucing di anak perlu diwaspadai.
Foto: Prayogi/Republika
Cakaran kucing di anak perlu diwaspadai.

Salah satu hal yang perlu dipikirkan saat memiliki anak kucing adalah memilih makanan yang tepat. Apalagi kalau ia terpisah dari induknya. Karena tidak mendapatkan susu dari ibu, Anda harus memberikan makanan kucing yang memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Berikut beberapa tips memilih makanan yang tepat untuk anak kucing kesayangan.

Tentukan jenis makanan tepat

Anda harus menentukan makanan jenis apa yang akan diberikan: makanan basah atau makanan kering, atau kombinasi keduanya. Standar yang berlaku saat ini adalah memberikan makanan basah yang tinggi protein dan rendah karbohidrat.

Kucing adalah karnivora, dan mereka membutuhkan protein hewani. Kucing juga membutuhkan cairan dalam makanannya agar tak kehausan. Kelebihan karbohidrat dan kekurangan cairan bisa mengganggu kesehatan anak kucing kesayanganmu.

Artinya, makanan basah memang lebih baik dibandingkan makanan kering. Makanan basah relatif lebih mahal, tetapi lebih bagus dalam jangka panjang untuk pertumbuhan dan perkembangan anak kucing. Bahkan, banyak dokter hewan yang kini lebih merekomendasikan makanan basah dengan harga terjangkau dibandingkan makanan kering premium.

Baca Juga: 9 Cara Merawat Kucing Kesayangan

Kalau memilih untuk memberikan makanan kering, ya tidak masalah juga. Makanan kering memang lebih praktis dan tidak merepotkan. 

Dry kibble bisa disimpan untuk waktu yang lebih lama. Namun, kalau memilih makanan jenis ini, akan lebih baik jika Anda memberikan makanan yang berkualitas.

Saat ini, banyak sekali makanan kucing yang kandungan protein dan karbohidratnya tidak dijaga dengan baik. Kalau Anda menyayangi anak kucing, tidak ada salahnya memberikan mereka makanan yang terbaik.

Lakukan transisi ke makanan baru yang aman

Saat memberikan makanan baru ke anak kucing, lakukanlah secara perlahan-lahan. Kalau langsung diberikan dalam porsi banyak, ada risiko sakit perut atau pencernaan.

Mulailah dengan memberikan porsi kecil makanan baru ke dalam makanannya yang lama. Tingkatkan rasionya perlahan-lahan selama 5-10 hari.

Transisi ini akan menghindarkan anak kucing dari berbagai macam masalah kesehatan seperti diare, muntah-muntah, atau kehilangan nafsu makan.

BACA JUGA: Cek FOOD REVIEW, Persepektif Ceknricek.com, Klik di Sini.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan ceknricek.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab ceknricek.com.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement