Kamis 12 Sep 2019 15:14 WIB

Anto Hoed: Habibie tak Sembarangan Pilih Pencipta Lagu

Sang istri, Melly Goeslaw, menjadi pencipta lagu dari soundtrack film untuk Habibie.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Nora Azizah
Melly Goeslaw dan Anto Hoed
Foto: Republika/ Edi Yusuf
Melly Goeslaw dan Anto Hoed

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Musisi Indonesia Anto Hoed turut berduka cita yang sangat mendalam terhadap kepergian Presiden Ketiga Republik Indonesia (RI) Bacharuddin Jusuf  Habibie (BJ Habibie). Ia yakin seluruh bangsa Indonesia merasa kehilangan sosok almarhum yang bisa menjadi panutan ini.

“Saya juga menyampaikan doa untuk Pak Habibie, (untuk) keluarga yang ditinggalkan selalu dalam lindungan Allah SWT,” ujar Anto saat dihubungi Republika, Rabu (11/9) malam WIB.

Baca Juga

Anto mengaku tidak terlalu dekat dengan almarhum BJ Habibie. Namun, ia menangkap bahwa almarhum adalah orang yang cerdas, kritis, sangat detail, dan ramah

Sewaktu itu istri Anto Hoed, Melly Goeslaw menciptakan lagu soundtrack film Habibie & Ainun 3, “Kamu & Kenangan”. Inspirasi lagu berangkat dari kisah cinta sejati pasangan BJ Habibie dan Hasri Ainun Bestari.

Anto mengatakan almarhum ikut menghayati dan menanyakan banyak hal terkait lirik soundtrack tersebut. Hal itu membuat pria kelahiran 1964 ini terkesan. Sebab, almarhum masih sempat memikirkan soal lirik yang ditulis Melly Goeslaw.

“Itu artinya dia sangat detail dan itu mengesankan buat saya. Dia baca, dia pikirkan, dan rasanya dia enggak sembarangan untuk memilih siapa yang membuat lagu,” katanya.

Presiden Ketiga Republik Indonesia BJ Habibie meninggal dunia pada pukul 18.03, Rabu (11/9). Ia meninggal setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jalan Abdul Rachman Saleh, Senen, Jakarta Pusat.

"Bismillahirohmanirohim saudara-saudara sekalian atas nama yang maha besar kami harus dengan sangat berat mengucapkan bahwa ayah saya BJ habibie presiden ke 3 telah meninggal dunia jam 18.03," ujar Putra bungsu Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie, Thareq Kemal Habibie, Rabu, (11/9).

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement