Selasa 16 Jul 2019 15:57 WIB

Manfaat Lompat Tali untuk Kesehatan Dewasa

Lompat tali disebut sebagai latihan kardio yang sempurna.

Rep: Erik Iskandarsjah/ Red: Indira Rezkisari
Olahraga lompat tali.
Foto: Pxabay
Olahraga lompat tali.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI — Permainan lompat tali kerap dimainkan oleh anak-anak. Selain sebagai permainan, bagi orang dewasa sebenarnya kegiatan yang juga disebut sebagai skipping atau jumping rope itu memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan dan penurunan berat badan.

Dilansir dari Times of India pada Selasa (16/7), lompat tali disebut sebagai latihan kardio yang sempurna. Sejumlah atlet kelas dunia pun juga menerapkan olahraga ini dalam menunjang performanya.

Baca Juga

Kombinasi gerakan dalam lompat tali dinilai mampu mengencangkan betis, meningkatkan stamina dan kapasitas paru-paru. Gerakan yang melibatkan seluruh bagian tubuh ini pun dinilai jadi latihan yang cukup efektif untuk membakar banyak kalori dalam waktu singkat.

Rata-rata, gerakan lompat tali dalam satu menit mampu berperan dalam membakar 10 kalori. Di satu sisi, jumlah kalori yang akan dibakar dengan lompat tali tergantung pada berapa berat badan seseorang. Pasalnya. Semakin berat bobot seseorang, maka akan membutuhkan lebih banyak energi untuk bekerja melawan gravitasi dan akan membakar lebih banyak kalori saat melakukan lompat tali.

Seperti pada olahraga lainya, output yang dihasilkan juga bergantung pada usia dan metabolisme seseorang. Selain itu, hasil dari lompat tali pun juga bergantung pada pola makan seseorang.

Selain dapat membakar kalori, lompat tali juga memiliki manfaat bagi kesehatan seperti meningkatkan kesehatan jantung. Karena ini merupakan latihan kardio, otomatis lompat tali juga mampu meningkatkan detak jantung dan membuat jantung menjadi lebih kuat.

Dengan begitu, maka resiko strok dan sakit jantung pun dapat ditekan. Selain itu, kombinasi gerakan seluruh tubuh terutama pada kaki dan tangan pun membuat lompat tali dapat berperan dalam meningkatkan koordinasi dan keseimbangan tubuh.

Di satu sisi, tingginya intensitas gerakan dalam lompat tali pun membuatnya termasuk dalam high-intensity interval training (HIIT). Seperti pada latihan HIIT lainya, lompat tali juga berperan dalam mengurangi lemak perut atau belly fat tanpa melakukan diet. Artinya, lompat tali otomatis berperan dalam mengencangkan dan membentuk tubuh bagian perut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement