Rabu 12 Jun 2019 09:35 WIB

4 Hal Seputar Kanker Prostat yang Perlu Diketahui

Sebagian besar kasus kanker prostat berkembang secara perlahan.

Rep: Adysha Citra Ramadhani/ Red: Indira Rezkisari
Seorang pria melakukan tes darah untuk mengecek kanker prostat di Canberra, Australia. Kanker prostat lebih banyak terjadi pada laki-laki berusia di atas 50 tahun.
Foto: EPA
Seorang pria melakukan tes darah untuk mengecek kanker prostat di Canberra, Australia. Kanker prostat lebih banyak terjadi pada laki-laki berusia di atas 50 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang cukup banyak dialami oleh laki-laki. Kanker prostat lebih banyak terjadi pada laki-laki berusia di atas 50 tahun, namun tak menutup kemungkinan bila kanker ini mengenai kelompok usia yang lebih muda.

Mengingat besarnya dampak yang dapat ditimbulkan oleh kanker prostat, ada beberapa hal mengenai penyakit ini yang sebaiknya diketahui laki-laki. Berikut ini adalah hal-hal tersebut seperti dilansir Independent.

Baca Juga

Apa Itu Kanker Prostat?

Kanker prostat merupakan kanker yang terjadi di kelenjar prostat. Kelenjar prostat merupakan organ reproduksi laki-laki yang berfungsi mengeluarkan cairan prostat.

Kanker prostat biasanya terbentuk di bagian luar sel kelenjar prostat. Sel-sel ini dikenal dengan nama acinar adenocarcinomas.

Sebagian besar kasus kanker prostat berkembang secara perlahan. Selain itu, kanker prostat umumnya tidak berkembang ke bagian tubuh lain. Namun bila kanker prostat menyebar ke bagian tubuh lain, artinya kanker prostat sudah memasuki tahap lanjut.

Apa Gejala Kanker Prostat?

Ada beberapa gejala kanker prostat yang perlu diketahui dan diwaspadai oleh laki-laki. Salah satunya adalah muncul keinginan untuk buang air kecil lebih sering.

Selain itu, penderita kanker prostat biasanya harus berupaya lebih keras untuk buang air kecil dan memiliki perasaan bahwa kandung kemih tidak benar-benar kosong meski sudah buang air kecil. Gejala lainnya adalah ada darah di urin maupun air mani.

NHS mengungkapkan bahwa gejala-gejala ini tidak selalu menunjukkan bahwa seseorang menderita kanker prostat. Lansia laki-laki juga bisa mengalami gejala serupa karena prostat mereka mengalami pelebaran.

Bila kanker prostat sudah menyebar, ada beberapa gejala lain yang mungkin dirasakan. Gejala-gejala ini meliputi nyeri punggung, nyeri pinggang atau nyeri panggul, disfungsi ereksi, darah di urin atau air mani dan berat badan yang turun tanpa sebab.

Apa Penyebab Kanker Prostat?

Penyebab pasti dari kanker prostat belum diketahui. Akan tetapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami kanker prostat.

Salah satu faktor risiko tersebut adalah usia di atas 50 tahun. Faktor risiko lainnya adalah memiliki saudara laki-laki atau ayah yang terdiagnosis dengan kanker prostat sebelum 60 tahun. Kegemukan juga menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker prostat.

Bagaimana Cara Mengobati Kanker Prostat?

Terapi yang diberikan kepada pasien kanker prostat akan sangat bergantung pada apakah kanker prostat sudah menyebar atau belum. Selain itu, pasien kanker prostat juga perlu ditangani oleh tim dokter spesialis dari berbagai multidisiplin.

NHS menambahkan, terapi untuk kanker prostat bisa dilakukan dengan tujuan untuk menyembuhkan ataupun untuk mengontrol gejala. Beberapa terapi yang dapat diberikan kepada pasien kanker prostat adalah prostatektomi radikal, radioterapi, terapi hormon dan kemoterapi. Prostatektomi radikal merupakan sebuah prosedur untuk mengangkat kelenjar prostat.

Kanker prostat yang sudah memasuki tahap sangat lanjut kemungkinan tidak dapat disembuhkan. Akan tetapi terapi seperti radioterapi, terapi hormon dan kemoterapi dapat membantu memperlambat perburukan penyakit.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement