Kamis 28 Mar 2019 13:54 WIB

Wajah Seungri Disensor dari Merchandise BIGBANG

Mantan anggota BIGBANG, Seungri terlibat skandal seks.

Seungri tiba kantor kepolisian Seoul, Korsel, Kamis (14/3). Seungri hendak menjalani pemeriksaan kasus pemberian jasa prostitusi ke klien bisnisnya.
Foto: AP
Seungri tiba kantor kepolisian Seoul, Korsel, Kamis (14/3). Seungri hendak menjalani pemeriksaan kasus pemberian jasa prostitusi ke klien bisnisnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Toko online resmi milik YG Entertainment, YG Select dilaporkan menjual merchandise BIGBANG dengan foto wajah Seungri yang diburamkan. Sebelumnya, YG Select dikritik lantaran terus menjual barang yang berkaitan dengan Seungri setelah kontroversi klub malam "Burning Sun" muncul.

Akhirnya pada 27 Maret, penjualan merchandise khusus Seungri ditarik dari situs YG Select. Namun, untuk barang BIGBANG secara grup tetap dijual dengan bagian Seungri yang diburamkan. YG Entertainment juga masih berproses dalam pengeditan wajah Seungri dari situs web karena beberapa fotonya disensor, sementara ada juga yang tidak.

Baca Juga

"Karyawan yang bertanggung jawab atas situs web saat ini sedang dalam proses pengeditan. Harap tunggu sebentar lagi," ujar seorang sumber dari YG Select dilansir Soompi, Kamis.

Ketika ditanya apakah YG Select akan terus menjual barang BIGBANG secara online, sumber itu menjawab, "Kami belum bisa diberi tahu apa-apa."

Sementara itu, wajah Seungri telah dihapus dari fan cafe BIGBANG, yang dijalankan oleh YG Entertainment. Cover album dan gambar mini MV untuk "The Great Gatsby" Seungri juga telah diubah ke gambar yang berbeda. Nama Seungri pun telah dihapus sebagai anggota BIGBANG dalam hasil pencarian situs portal.

Seungri saat ini sedang diselidiki untuk dugaan prostitusi dan Burning Sun. Penyanyi itu mengumumkan pengunduran dirinya dari industri hiburan pada 11 Maret. YG Entertainment langsung mengakhiri kontrak eksklusif pada hari berikutnya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement