Ahad 13 Jan 2019 11:30 WIB

Kembali ke Alam Jadi Kunci Kesehatan Mental

Berada di alam memiliki efek mengurangi depresi, risiko kanker dan darah tinggi

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Meditasi/ilustrasi
Foto: spiritualhealingportal.com
Meditasi/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Jika Anda merasa sedih atau lelah, mungkin sudah waktunya untuk kembali kea lam. Menurut pendiri platform pengembangan diri Remente, psikolog Niels Eek, menghabiskan waktu di alam mungkin merupakan kunci kesehatan mental yang baik.

Satu studi secara khusus yang baru-baru ini dipublikasikan di BioScience Journal, kata Eek dalam sebuah pernyataan, menemukan menyatu dengan alam hingga tujuh jam dapat membantu perasaan stres bahkan meningkatkan harga diri manusia.

“Berhubungan kembali dengan alam juga dapat membantu Anda menjadi lebih penuh perhatian dan hidup pada saat ini,” kata Eek, seperti dilansir dari Fox News, Ahad (13/1).

Selain itu, sebuah studi dari University of Michigan menunjukkan berada di alam tidak hanya meningkatkan suasana hati saat itu. Tetapi juga memiliki efek jangka panjang yang positif ketika depresi, serta mengurangi risiko kanker tertentu dan tekanan darah tinggi.

Jadi apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesehatan mental secara efektif?. Bisa dengan bersepeda dan hiking. Tetapi beberapa ahli percaya cara terbaik menjaga pikiran Anda adalah dengan pergi memancing.

Sebuah survey Australia yang didanai oleh Recreational Fishing Initiatives Scheme melaporkan relaksasi dan menghilangkan stress adalah manfaat utama yang didapat orang dari rekrasi memancing. Gabe Beaudry dari Central Oregon mengatakan memancing menjadi sangat penting bagi kesehatan mentalnya.

Pengguna aplikasi memancing ini mengatakan pekerjaannya sebagai manajer penjualan terkadang bisa membuat stres. Ia kemudian memusatkan diri dengan kegiatan memancing.

Selanjutnya Chasten Whitfield dari Cortez Florida mengungkapkan memancing di luar ruangan meningkatkan vitamin D.

“Vitamin D membantu mengatur jumlah kalsium dan fosfat dalam tubuh anda, menjaga kesehatan tulang dan gigi. Ini meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan telah dikaitkan dengan memerangi depresi,” ujar Whitfield.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement