Senin 20 Aug 2018 11:05 WIB

Hati-hati, Ini Tujuh Bahaya Diet Ekstrem

Berbagai penyakit mengintai, mulai kehilangan otot hingga kanker.

Pelaku diet
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Pelaku diet

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memiliki bobot tubuh ideal tentu dambaan setiap orang baik pria maupun wanita. Berbagai cara diet pun dengan mudah didapat di internet.

Namun, tahukah Anda jika tidak dilakukan dengan benar, diet justru bisa membahayakan kesehatan? Menjaga bobot tubuh tetap ideal memang baik untuk kesehatan, tapi tentunya harus sesuai dengan ketentuan indeks massa tubuh. Kelebihan berat badan bisa memicu berbagai penyakit, mulai dari gangguan pencernaan sampai masalah jantung.

Yang harus diingat, menurunkan berat badan harus dengan cara yang sehat. Jika tidak, bisa berbahaya. Berikut ini masalah-masalah yang berpotensi timbul kalau diet tidak dilakukan dengan benar.

1. Sarcopenia

Kebanyakan orang saat melakukan diet ketat memilih tidak makan untuk mencapai hasil yang cepat. Sayangnya, kondisi ini akan membuat Anda mengalami sarcopenia atau kehilangan otot. Hal tersebut terjadi karena saat tubuh kelaparan dan tidak mengonsumsi makanan yang cukup, tubuh akan menggunakan otot untuk energi. Ini sangat berbahaya!

2. Ketidakseimbangan elektrolit

Saat menggunakan metode diet tertentu untuk menurunkan kilo dengan cepat dan makan sangat sedikit, maka tubuh akan mendapatkan mineral yang sangat sedikit. Saat tubuh tidak menerima cukup mineral seperti natrium, glukosa, kalium, kalsium, zat besi dan lainnya, hal itu dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit yang pada akhirnya membuat Anda muntah, demam, diare dan sebagainya. 

3. Batu empedu

Biasanya masalah ini berhubungan dengan obesitas. Namun dalam beberapa kasus, saat orang mengikuti metode penurunan berat badan yang tidak sehat seperti diet dan olah raga ekstrem, empedu tidak dibersihkan dari tubuh dengan benar. Hal tesebut bisa menyebab empedu di hati mengeras dan membentuk endapan seperti batu di kantung empedu yang dikenal sebagai batu empedu.

4. Penyakit jantung

Ketika tubuh tidak mendapat nutrisi yang cukup, tekanan darah dari tubuh menjadi sangat rendah. Saat tekanan darah rendah, jantung harus bekerja ekstra untuk memompa darah ke berbagai bagian tubuh. Ini dapat menyebabkan sejumlah gangguan jantung bahkan gagal jantung.

5. Ketidakteraturan menstruasi

Saat perempuan mencoba untuk menurunkan berat badan dengan cepat dan makan sangat sedikit seperti seharian hanya makan sayur dan buah, ini dapat merusak siklus menstruasi dan kesuburan mereka. Ketika tubuh tidak menerima cukup nutrisi, ketidakseimbangan hormon akan terjadi di dalam tubuh.

6. Sembelit

Sejumlah survei dan penelitian selama bertahun-tahun telah menunjukkan bahwa orang-orang yang mengikuti diet cepat sering menderita gangguan pencernaan dan sembelit. Ini terjadi karena tubuh tidak menerima cukup serat sehingga kotoran menjadi mengeras di usus dan menyebabkan sembelit.

7. Kanker

Menurut sejumlah studi penelitian, penurunan berat badan dengan cepat dengan mencabut nutrisi dapat memicu beberapa jenis kanker seperti payudara, ginjal, usus besar dan lainnya.

Yang harus dipahami juga adalah mengonsumsi junk food atau makanan olahan selama periode tertentu menyebabkan akumulasi semua bahan kimia dalam sel-sel lemak tubuh. Selama penurunan berat badan, lemak diubah menjadi energi yang mengarah pada pelepasan racun dalam sel-sel lemak. Racun inilah yang akhirnya menyebabkan kanker, demikian dilansir Boldsky.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement