Jumat 27 Apr 2018 00:45 WIB

Skandal Kejahatan Seksual Harvey Weinstein akan Difilmkan

Film tersebut akan dibuat berdasarkan penyelidikan wartawan New York Times

Harvey Weinstein
Foto: EPA
Harvey Weinstein

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Drama di balik layar tentang bagaimana New York Times menguak cerita menuduh produser Hollywood Harvey Weinstein atas serangkaian kejahatan seksual akan dikembangkan menjadi film layar lebar.

"Annapurna Pictures dan perusahaan pembuat film milik Brad Pitt, Plan B Entertainment, memperoleh hak untuk memfilmkan cerita itu, yang diliput wartawan Jodi Kantor dan Megan Twohey," kata juru bicara Annapurna Ashley Momtaheni, Rabu (25/4).

Cerita tersebut memicu gerakan #MeToo, yang mengungkapkan pelecehan di tempat kerja dan meraih hadiah Pulitzer pada minggu lalu. "Film tersebut akan menunjukkan kisah wartawan itu dan akan ditafsirkan dengan cara mirip dengan pemenang Oscar 2015 Spotlight tentang pelaporan Boston Globe mengenai pelecehan seksual di Gereja Katolik," kata Momtaheni.

"Film tersebut tidak akan hanya berfokus pada Weinstein sendiri," kata Momtaheni menambahkan.

Penyelidikan asli oleh Twohey dan Kantor pada dalam dugaan perilaku menyimpang Weinstein diterbitkan pada Oktober tahun lalu. Kedua wartawan tersebut diberi penghormatan pada minggu lalu dengan Hadiah Pulitzer, kehormatan tertinggi dalam jurnalisme Amerika, bersama dengan Ronan Farrow yang meliput Weinstein untuk majalah New Yorker.

Lebih dari 70 wanita menuduh Weinstein, yang pernah menjadi salah satu tokoh paling kuat di Hollywood, tentang perilaku seksual yang menyimpang, termasuk perkosaan. Weinstein membantah melakukan hubungan seks tanpa persetujuan dengan siapa pun.

Perwakilan untuk Weinstein tidak memberikan komentar langsung soal kesepakatan itu. Annapurna pada masa lampau telah bermitra pada film-film yang memiliki kaitan dengan dengan The Weinstein Company, mantan perusahaan produksi film Weinstein yang saat ini memasuki Bab 11 kepailitan.

Plan B terkenal karena membuat tiga pemenang gambar terbaik Oscar, yakni The Departed (2006), 12 Years a Slave (2013) dan Moonlight (2016).

sumber : Antara/Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement