Ahad 15 Apr 2018 14:21 WIB

Pasar Film Islami Untuk Muslim Millenial Terbuka Luas

Perlahan angka penonton film islami semakin besar

diskusi
Foto: Kopfi
diskusi "Muslim Milenial dan Film Positif" yang diseleggarakan oleh Komunitas Pecinta Film Islami (Kopfi), Sabtu (14/4), Cikini, Jakarta pusat.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Film Islami untuk kalangan Muslim millenial di Indonesia punya potensi pasar yang sangat besar. Hal ini diakui Humar Hady yang dikenal banyak membuat film-film islami dan Positif dalam sebuah diskusi "Muslim Milenial dan Film Positif" yang diseleggarakan oleh Komunitas Pecinta Film Islami (Kopfi), Sabtu (14/4), Cikini, Jakarta pusat.

"Bahkan salah satu film terbaru saya (5 Penjuru Masjid) memang menargetkan kalangan muslim millenial sebagai penontonya," Ujar Humar Hady yang baru-baru ini telah melakukan gala premier untuk film terbarunya 5 PM.

Hal senada juga diakui oleh Ketua Kopfi, Kharis Perdana yang juga menjadi salah satu pembicara dalam diskusi film tersebut. Lebih lanjut Kharis mengatakan, walaupun saat ini penonton film islami masih sedikit dibandingkan film yang mainstream, tapi secara perlahan angka penonton mulai berangsur naik.

"Walaupun masih kalah dengan film maisntream, tapi saat ini angka penonton film islami lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya dan ini harus kita tanggapi secara positif," ungkap Kharis.

Di samping itu Kharis berharap, para pembuat film Islam harus semakin kreatif untuk membuat film Islami dan juga bisa menangkap kesukaan dari generasi muslim millenial yang punya kebiasaan dan pandangan yang berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya.

Diskusi tersebut juga menghadirkan salah satu aktor dalam film 5 Penjuru Masjid, yakni M Taufik Akbar. M Taufik Akbar yang akrab disapa Bewok ini mengaku, keinginanya untuk berkarir di dunia film Islami ialah untuk berdakwah melalui karya film. Ia merasa punya dampak psikologi yang positif ketika bermain di film Islami.

"Saat ini yang bisa saya lakukan untuk dakwah adalah dengan main film. Itu juga berdampak terhadap psikologi saya sendiri ke arah yang lebih positif lagi. Kita juga saat ini gak alim-alim banget, tapi setidaknya kita terus mencoba untuk terus lebih baik," Kata Taufik Akbar yang beberapa hari ke depan akan roadshow ke kota-kota untuk film terbarunya.

Kopfi adalah sebuah komunitas pecinta film-film islami yang dibentuk oleh anak-anak muda pada 2016. Sampai saat ini, Kopfi sudah punya cabang hampir di seluruh indonesia, seperti Jakarta, Bekasi, Lampung, Yogyakarta dan lain-lain.

Kopfi sering juga menjadi media patner dalam mempromosikan film-film Islami agar diketahui oleh publik. Salah satu jargon yang digalakkan oleh Kopfi adalah "Ayo Dukung film baik"

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement