Kamis 23 Nov 2017 20:43 WIB

Ternate Gelar Festival Kora-Kora

Pemandangan bawah laut di Pantai Sulamadaha, Ternate, Maluku Utara, Rabu (10/3).
Foto: Antara/Rosa Panggabean
Pemandangan bawah laut di Pantai Sulamadaha, Ternate, Maluku Utara, Rabu (10/3).

REPUBLIKA.CO.ID, TERNATE -- Festival Kora-Kora di Ternate, Maluku Utara (Malut), pada 1-3 Desember 2017 akan yang menampilkan berbagai kegiatan kebaharian. Festival dipastikan akan menjadi tontonan menarik bagi pengunjung.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Ternate, Salmin Marsaoly di Ternate, Kamis, mengatakan kegiatan kebaharian yang akan ditampilkan di Festival Kora-Kora tersebut di antaranya parade perahu hias, lomba dayung perahu kora-kora, lomba perahu layar, dan lomba fotografi bawah laut.

Malut sebelumnya menggelar lomba mancing internasional Widi International Fishing Tournament (WIFT) 2017 di Kepulauan Widi, Kabupaten Halmahera Selatan. Kini Malut menggelar Festival Kora-Kora yang telah menjadi agenda tahunan Pemkot Ternate itu di kawasan Land Mark Pantai Ternate. Pembukaan akan dimeriahkan dengan berbagai atraksi kesenian tradisional Ternate.

"Khusus untuk kegiatan lomba dayung perahu kora-kora, peserta hanya menyiapkan dayung dan peralatan lain yang dibutuhkan,'' katanya. ''Sedangkan, perahu kora-kora akan disiapkan oleh Disbudpar Ternate.

Lomba yang pada masa lalu menjadi salah satu cara bagi Kesultanan Ternate untuk menguji kemampuan para pemuda untuk direkrut menjadi pasukan kesultanan itu. Setiap tim terdiri dari 14 orang dengan rincian 12 orang sebagai pendayung, satu orang sebagai pemegang kemudi dan satu orang sebagai penabuh tiba atau gendang.

Ia mengatakan, penyelenggaraan Festival Kora-Kora tersebut, selain untuk mempromosikan potensi pariwisata Ternate, juga untuk melestarikan perahu kora-kora sebagai perahu tradisional Ternate.

Festival itu juga bertujuan membangkitkan kembali semangat kebaharian masyarakat Ternate, khususnya kalangan generasi muda, karena belakangan ini mereka tidak lagi berminat dengan masalah kebaharian, misalnya dalam pemanfaatan potensi perikanan.

Salmin Marsaoly menambahkan, wisatawan dari daerah lain yang datang menyaksikan Festival Kora-Kora tersebut, akan diarahkan pula untuk menikmati berbagai objek wisata yang ada di Ternate, seperti objek wisata sejarah berupah benteng peninggalan kolonial dan Kedaton Kesultanan Ternate serta sejumlah objek wisata pantai dan sentra kerajinan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement