Jumat 17 Nov 2017 04:42 WIB

10 Trik tak Malas Berolah Raga

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Indira Rezkisari
Berolahraga.
Foto: Pixabay
Berolahraga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perempuan malas bukan berarti tak berpendidikan. Malas belum tentu hal buruk. Malas terkadang bisa menghasilkan kreativitas karena memungkinkan Anda melakukan sesuatu dengan usaha sedikit. Jadi, berhentilah melabeli malas sebagai sinonim dari tidak beraktivitas, lesu, atau sikap apatis.

Tren kesehatan sekarang bisa dikatakan berbalik drastis. Banyak cewek ingin tetap bugar, namun tak ingin meninggalkan film yang sedang ditontonnya di Netflix, atau tak ingin menghentikan chatting untuk berolah raga.

Apa yang bisa mereka lakukan? Langkah-langkah berikut bisa membebaskan diri Anda dari kemalasan dan termotivasi untuk kembali berolah raga, dilansir dari Womanitely.

Tujuan realistis

Banyak wanita sekadar mengidolakan model di majalah bertubuh sempurna. Berhentilah memuji mereka sebab apa yang Anda lihat di majalah sesungguhnya tidak demikian aslinya. Sebagai gantinya, buatlah tujuan realistis dari niatan Anda berolah raga, misalnya untuk meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi risiko diabetes, pulih dari sakit, atau mengatasi depresi.

Bangun diri Anda

Membangun diri sendiri dimulai dari hal-hal kecil, seperti rajin bangun pagi, melakukan 10 squat atau push up setiap hari. Ini termasuk hal mudah yang bisa Anda lakukan bahkan di tempat tidur.

Ganti istilah 'olah raga'

Jika Anda mendengar kata 'olah raga' terlalu berat, maka ganti istilahnya dengan kata lain. Anda bisa menyebut olah raga sebagai misi menyelamatkan jiwa, terapi, antidepresan, atau relaksasi.

Fokus pada usaha

Berhentilah melihat waktu konstan atau lamanya Anda berolah raga. Fokus pada usaha, seperti Anda menyelingkan peregangan setiap dua jam bekerja, minimal lima menit, maksimal 20 menit.

Olah raga tanpa olah raga

Olah raga tak mesti di gym atau ruangan khusus. Jika Anda tak bisa meninggalkan sofa atau kursi malas Anda, maka berolah raga lah di mana Anda berada sekarang.

Multitasking

Anda bisa menyelipkan gerakan olah raga di tengah aktivitas lainnya, seperti berjalan kaki ke sana ke mari saat menerima panggilan telepon. Anda juga bisa melakukan tinju dengan standing punching saat meluapkan rasa marah atau emosi di kamar.

Playlist musik

Buatlah playlist musik yang bisa menstimulasi Anda untuk bergerak. Musik adalah motivasi besar. Pilih lagu-lagu yang bisa membuat Anda grooving.

Lakukan yang disuka

Jangan membuang waktu melakukan sesuatu yang tidak Anda suka. Jika Anda benci maraton, maka tidak perlu maraton. Anda bisa melakukan jenis olah raga lain, misalnya kick boxing. Jika Anda malas pergi ke tempat latihan khusus kick boxing, maka beli beberapa CD atau DVD yang bisa diputar di kamar, kemudian ikuti gerakannya.

Aturan 80-20

Ini adalah aturan yang sering diterapkan atlet atau binaragawan untuk hidup sehat. Sebanyak 80 persen makanannya adalah makanan sehat, apakah itu buah, sayur, atau protein tanpa lemak, sementara 20 persennya adalah makan makanan apapun yang mereka sukai.

Berpakaian nyaman

Banyak orang benci pakaian olah raga. Jika Anda lebih suka pakai pakaian biasa untuk berolah raga, kenapa tidak? Berpakaian sesuka Anda selama Anda percaya diri dan tak menghalangi kemampuan tubuh bergerak bebas.

Hidup bugar dan sehat hanya satu bagian dari cerita. Bab untuk menyampaikan kisah akhirnya tetap ada dalam diri Anda. Jadikan setiap sesi kehidupan Anda bak sebuah petualangan. Hanya karena Anda malas, Anda tidak harus gagal berolah raga. Tambahkan sedikit gerakan sebagai bagian rutinitas sehari-hari, dan motivasi itu akan muncul dengan sendirinya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement