REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kharisma Enterprise bekerjasama dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Surabaya Community menggelar Festival Kuliner Suroboyo. Festival diselenggarakan 3-4 November 2017 di Nifarro Park Apartment, Jakarta Selatan.
Managing Director Kharisma Enterprise,Thonthowi Dj mengatakan, festival kali ini merupakan pertama kalinya diadakan di Jakarta. "Festival kuliner Surabaya di Jakarta baru ini yang pertama. Dan kita berencana untuk mengadakannya tiap tahun untuk melestarikan kebudayaan Surabaya," katanya, Jumat (3/11).
Ia mengatakan, tujuan diadakannya acara ini untuk merekatkan warga Surabaya khususnya dan Jawa Timur pada umumnya untuk melakukan silaturrahmi dengan warga Surabaya yang ada di Jakarta. Selain itu, tentunya juga untuk melestarikan makanan khas Surabaya itu sendiri.
"Karena makanan itu juga terkait dengan budaya, jadi kita melestarikan itu," tambahnya.
Ada sekitar 20 lebih stan yang menjajakan berbagai kuliner khas Surabaya yang ada dalam festival ini. Seperti Rawon, Petis dan masih banyak makanan khas Surabaya lainnya.
Thanthowi mengatakan, semua acara yang ada dikemas semenarik mungkin. "Semuanya menarik, karena kita kemas tidak hanya untuk kids zaman old, tapi juga kids zaman now," tambahnya.
Jadi tidak hanya makanan, pengunjung juga akan dimanjakan dengan musik dari berbagai penampil yang berasal dari Surabaya.
"Musiknya ada yang penampil itu dari tahun 80 sampai 90-an yang terkenal, ada mas Didi Kempot, ada mas Denny Ireng dari Andromedha". Ia menambahkan, "Terus kemudian yang masih muda-muda, itu kita ada Rock and Sample, yang main masih muda-muda," katanya
Selain kuliner dan juga penampilan musik, hal menarik lainnya di Festival Kuliner Suroboyo ini juga menampilkan hasil karya dari seniman-seniman Surabaya. Selain itu, lukisan hasil karya anak-anak difabel binaan Pemkot Surabaya juga dipamerkan dan rencananya akan dilelang ketika Wali Kota Tri Rismaharini mengunjungi acara tersebut.
Thanthowi mengatakan, acara festival yang diadakan di Jakarta ini sejalan dan terinspirasi dari apa yang dilakukan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam mengembangkan budaya Surabaya. Untuk itu ia mengatakan, dengan adanya acara ini dapat merekatkan warga Surabaya dan menjadi ajang untuk melestarikan budaya, serta menampilkan hasil karya seniman Surabaya.