REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Anak-anak SD Brongkol, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul begitu antusias saat berkunjung ke Wisata Agro Edukatif Kebun Buah Langka di Dusun Sundi Kidul, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu .
Lokasinya tak jauh dari kota Yogyakarta, hanya sekitar 12 kilometer. Kebun dengan luas 4800 meter persegi ini sebenarnya sudah ada sejak empat tahun yang lalu. Pada bulan Januari 2017, kebun buah langka ini baru dibuka untuk umum, sebelumnya hanya sebagai koleksi pribadi milik seorang kolektor buah langka Bonaventura Ardi Nugrono.
Berbagai macam tanaman buah langka ada di kebun ini, kebanyakan berasal dari luar negeri, jarang ada di Indonesia. Meskipun ada di Tanah Air namun sulit untuk diperoleh, seperti Nam-nam, Murbei, sawo beludru, jambu air sempur, buah kesemek, buah mundu kuning.
Tanaman yang berasal dari luar negeri cukup banyak, seperti Kurma Ajwa atau dikenal kurma Nabi, Kurma tanpa biji, apel India, Sawo Meksiko. Ada juga anggur Brazil sebenarnya ini family jambu tetapi bentuk dan rasanya seperti anggur.
Untuk masuk ke kebun buah langka ini, pengunjung dikenakan biaya tiket masuk per orang Rp 10 ribu. Pengunjung akan mendapatkan informasi dari guide, dan apabila buahnya sedang berbuah bisa merasakannya, tetapi tidak boleh memetik sendiri serta mendapat jus jambu yang merupakan hasil kebun buah langka.