Senin 09 Oct 2017 14:33 WIB

Dinosaurus 'Mengamuk' di Indramayu

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Yudha Manggala P Putra
Kabupaten Indramayu kini memiliki gedung Science Center Mutiara Bangsa dengan 48 wahana.
Foto: Republika/Lilis Sri Handayani
Kabupaten Indramayu kini memiliki gedung Science Center Mutiara Bangsa dengan 48 wahana.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Uurrgghh...Uurrgghh...Bunyi menggelegar itu terdengar mengejutkan dari lantai satu gedung Iptek Mutiara Bangsa di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Senin (9/10). Saat didekati, suara itu ternyata bersumber dari seekor dinosaurus jenis T Rex yang sedang 'mengamuk' karena ada orang yang mendekatinya.

Mata sang dinosaurus yang berwarna kemerahan itu tampak melotot. Leher dan kepalanya bergerak turun naik. Begitu pula ekor panjangnya yang bergerak mengibas ke kanan dan kiri. Mulutnya terbuka lebar menampilkan gigi-giginya yang runcing.

Beruntung, binatang itu bukan dinosaurus sungguhan, melainkan replika dinosaurus yang ada di dalam gedung Mutiara Bangsa. Keberadaannya dimaksudkan untuk pembelajaran kepada para pengunjung mengenai dinosaurus yang pernah hidup ribuan tahun lalu dan kini sudah punah.

Replika dinosaurus T Rex di dalam gedung Mutiara Bangsa itu memiliki panjang sekitar tujuh meter dan tinggi sekitar 2,5 meter. Mungkin tidak sebesar aslinya yang bisa mencapai panjang 12 meter, tinggi empat meter. Selain T Rex, replika telur dinosaurus juga ada di gedung kuning ini. Telur yang bagian atasnya sudah pecah itu menampilkan dinosaurus jenis krodon yang bergerak keluar masuk dari dalam telur.

''Para pengunjung diharapkan dapat melihat langsung wujud asli dinosaurus meskipun hanya replika. Tidak hanya berupa gambar di buku,'' kata Kepala Operator Bagian Dinosaurus Mutiara Bangsa Ahmad Zakiyun.

Pria yang akrab disapa Zaki itu menjelaskan, pergerakan dan suara dinosaurus itu menggunakan sistem sensor. Saat ada orang yang mendekati sensor tersebut, maka otomatis dinosaurus akan bergerak. Replika dinosaurus itu menjadi salah satu bagian dari alat peraga pendidikan yang ditampilkan di gedung Mutiara Bangsa. Selain dinosaurus, masih banyak jenis alat peraga pendidikan lainnya.

Seperti misalnya, alat peraga mekanisme pernapasan, uji konsentrasi, anatomi tubuh, gelombang transversal, seri paralel, generator Van De Graff, bola listrik, magnet bermusuhan dan pasir magnet. Selain itu adapula sepeda melayang, simulasi rumah gempa dan  bioskop empat dimensi.

Selain di gedung Mutiara Bangsa, bioskop empat dimensi lainnya milik pemerintah di Jabar ada di Bandung. Namun, bioskop empat dimensi di gedung Mutiara Bangsa itu merupakan yang terbesar di Jabar.

''Saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk datang ke gedung Mutiara Bangsa ini,'' ujar Bupati Indramayu, Anna Sophanah, saat pembukaan gedung Mutiara Bangsa Indramayu, Senin (9/10).

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement