Rabu 06 Sep 2017 12:57 WIB

Aksesibilitas Diperlukan untuk Gaet Wisatawan Lebih Banyak

Tanjung Lesung
Foto: tanjunglesung.com
Tanjung Lesung

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu hal penting dalam menarik kunjungan wisatawan adalah aksesibilitas. Hal ini juga yang sering kali disarankan oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya kepada daerah yang memiliki potensi pariwisata besar.

"Aksesibilitas itu penting. Tidak boleh lebih dari dua jam perjalanan untuk sampai ke suatu objek wisata," kata Menpar Arief Selasa (5/9).

Sementara itu, Gubernur Banten H Wahidin Halim mengatakan, percepatan pembangunan KEK Tanjung Lesung dalam hal aksesibilitas ini tengah dilakukan di antaranya pembangunan jalan tol Serang-Panimbang sepanjang 83,6 km yang akan mulai beroperasi pada 2018 dan rencana pembangunan jalan kereta api Rangkasbitung-Labuan yang akan mulai beroperasi pada 2020.

“Pembangunan infrastruktur untuk mendukung KEK Tanjung Lesung menjadi prioritas karena akan membudahkan wisatawan berkunjung ke destinasi unggulan ini,” kata H Wahidin Halim.

Gubernur H. Wahidin Halim juga menjelaskan, potensi pariwisata Banten sangat besar memiliki 1.166 daya tarik wisata (DTW) terdiri 344 DTW alam, 591 DTW sejarah dan budaya, dan 231 DTW minat khusus/buatan. “Sektor pariwisata menjadi andalan Provinsi Banten. Laju pertumbuhan PDRB pariwisata Banten selama periode 2011-2015 rata-rata tumbuh 7,35 persen,” kata H. Wahidin Halim.

Kegiatan FPTL 2017 akan mendorong tumbuhnya kesadaran dan antusiame masyarakat dalam membangun atraksi wisata unik dengan sentuhan lokal  maupun dentifikasi nilai-nilai dan atribut lokal yang dapat dikemas menjadi atraksi wisata. Kegiatan FPTL 2017 akan dimeriahkan dengan Lomba Kolecer dan Bebegig atau orang-orangan sawah untuk mengusir hama sawah seperti burung hantu atau tikus pada 22-24 September 2017.

Selain itu Rhino XTriathlon  pada 24 September 2017 dan lomba MTB XC Marathon (Mountain Bike Cross Country) dan Sunset Trail Run  pada 23 September 2017). Rhino XTriathlon dengan panjang lintasan renang 500 meter dan 1000 meter, rute sepeda 10 kilometer untuk satu putaran, dan rute lari 5 kilometer untuk satu putaran berada kawasan Tanjung Lesung  meliputi area Beach Club, Mercu Suar, Sailing Club, Blue Fish, Bukit Mundi, Jalan Arteri, Desa Kalicaa, Pantai Bodur, dan Golf Land.

Pada November 2016 yang lalu jumlah kunjungan wisatawan ke Banten sebanyak 510.458 orang, sedangkan pada Desember 2016 meningkat menjadi 569.430 wisatawan, sedangkan pada Juli 2017 sebanyak 399.551 wisatawan atau naik signifikan dibandingkan Juli 2016 sebanyak 385.214 wisatawan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement