REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelaran Festival Indonesia akan menyemarakkan kota Stockholm, tepatnya di Taman Kungstradgarden, di Swedia pada pekan depan dari 28-29 Juli 2017.
"Minggu depan KBRI Stockholm akan mengadakan kegiatan festival besar," Duta Besar RI untuk Kerajaan Swedia dan Republik Latvia Bagas Hapsoro dalam pesan singkat yang diterima di Jakarta, Sabtu (22/7).
Festival Indonesia yang digelar berbarengan dengan festival musik tahuan Putte I Parken tersebuti akan menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya antara lain berupa pertunjukan musik Angklung oleh Kelompok Saung Udjo dari Bandung, penampilan tari-tarian tradisional oleh grup tari INA Dance dan Malang Flowers Dance, band Komunitas Indonesia di Swedia, serta flashmob Goyang Maumere di tengah-tengah pengunjung Festival.
Dubes Bagas Hapsoro mengatakan bahwa Festival Indonesia yang mengusung tema Kampung Indonesia di Kungstradgarde tersebut diharapkan mampu mempromosikan Indonesia di Swedia dan membantu mendongkrak kunjungan wisatawan Swedia ke Indonesia.
Indonesia akan menampilkan berbagai macam budaya tradisional, kerajinan, kuliner otentik, serta destinasi-destinasi wisata menarik di Indonesia didampingi oleh keramahan warga Indonesia dalam Festival Indonesia yang digelar berbarengan dengan festival musik tahunan Putte I Parken di taman Kungstradgarden, yang terletak di depan istana kerajaan Swedia.
Akan diperkenalkan pula cita rasa masakan Indonesia dengan menampilkan demonstrasi memasak oleh salah satu salah satu juru masak termahsyur dari Indonesia, William Wongso.
Beberapa Restoran Indonesia di Stockholm pun akan turut mengambil bagian di dalam Kampung Indonesia untuk memperkenalkan berbagai masakan khas Indonesia.
Selain itu, di festival tersebut para pengunjung pun bisa menyaksikan foto-foto yang menyajikan keindahan Indonesia hasil bidikan fotografer top Indonesia, Ebbie Vebri Adrian, yang telah mendokumentasikan lebih dari 3.000 destinasi wisata di lebih dari 300 pulau di Indonesia.
Swedia, negara dengan pendapatan perkapita mencapai 47,000 dollar AS dan enam pekan cuti tahunan, merupakan pasar yang potensial bagi sektor pariwisata Indonesia, kata Sekretaris Pertama Bidang Ekonomi KBRI untuk Swedia Febrian Irawati Mamesah.
Sekitar 39 ribu wisman dari Swedia mengunjungi Indonesia pada 2016, jauh dibanding angka 350 ribu turis Swedia yang mengunjungi Thailand dan 150 ribu ke Vietnam.
Namun demikian, pihak KBRI berharap jika jumlah wisatawan Swedia yang mengunjungi Indonesia akan meningkat dua kali lipat dengan sejumlah promosi wisata yang dilakukan di Swedia.
Di Kampung Indonesia, sejumlah operator travel dan maskapai penerbangan digandeng untuk memberikan informasi terkait destinasi-destinasi budaya Indonesia kepada para pengunjung di Swedia.
Diperkirakan puluhan ribu pengunjung akan menghadiri Festival Indonesia di Kungstradgarden, yang terletak di kawasan bergengsi kota Stockholm dan merupakan salah satu pusat keramaian yang biasa dipadati oleh masyarakat Swedia dan turis-turis manca negara yang sedang berlibur ke Swedia.