Selasa 11 Jul 2017 08:43 WIB

Sana Kopi Utamakan Rasa Meski Dibanderol Terjangkau

Rep: Nora Azizah/ Red: Indira Rezkisari
Kedai Sana Kopi di Panglima Polim, Jakarta Selatan.
Foto: Republika/Nora Azizah
Kedai Sana Kopi di Panglima Polim, Jakarta Selatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tanggapan penikmat kopi bisa dibilang positif terhadap es kopi buatan Abimantra Pradhana, pemilik Sana Kopi. Pelanggannya tak hanya dari pengguna jasa studio olahraga saja tapi juga dari penggemar kopi di wilayah Jakarta. Jangan heran bila melihat kedai kopi Sana ramai pada jam coffee break, setelah jam makan siang hingga pukul setengah lima sore.

Uniknya, kedai bukan dikerumuni penikmat kopi. Sana Kopi justri dipenuhi para pengendara Go-Jek yang membeli sesuai pesanan pelanggan melalui Go-Food. "Sejak awal kami sudah kerja sama dengan layanan Go-Food," lanjut Abi.

Dalam sehari, Sana Kopi mampu menjual sekitar 500 hingga 700 gelas. Angka tersebut tergolong cukup tinggi untuk sebuah kedai kopi baru. Meski tergolong kopi murah, Sana Kopi tetap mengutamakan rasa. Itu sebabnya para barista tetap mendapatkan pelatihan khusus dari instruktur kopi.

Dibantu empat orang barista, Sana Kopi tertarik membuka cabang di luar Jakarta Selatan. Abi memang enggan teburu-buru melebarkan sayap bisnis. Sebab, mempertahankan rasa menjadi hal utama baginya.

Bisnis es kopi susu kekinian memang telah menjamur. Meski demikian pesaing bukanlah musuh bagi Sana Kopi. Produk yang dijual boleh saja sama, tapi rasa tetap berbeda-beda.

Rasa Orisinil

Segelas es kopi susu Sana Kopi memang nikmat diteguk siang hari. Sana Kopi dikemas dalam gelas plastik berukuran kecil. Pembeli bisa memesan sesuai keinginan, entah ditambah susu atau gula. Uniknya, Sana hanya menggunakan gula merah dalam racikannya. Namun paduan kopi, susu, dan gula merah justru membuat rasanya cukup unik. Bahkan kopi susu ini tergolong sehat karena tidak menggunakan gula putih.

Mencoba segelas es kopi susu Sana Kopi, pelanggan akan merasakan sensasi pahit, manis, dan sedikit gurih. Bagi para pemula atau newbie, Sana Kopi patut dicoba. Rasanya cukup ringan karena tidak mengeluarkan pahitnya kopi. Sana Kopi hanya menggunakan biji kopi nabati atau tanpa keterlibatan hewani di dalamnya, misalnya kopi luwak. Itu sebabnya es kopi susu ini aman bagi penderita lambung sensitif. Namun tentu tidak mengonsumsinya dalam jumlah banyak.

Sana Kopi membanderol produknya mulai dari Rp 20 ribu per gelas. Kenapa murah? Sana Kopi langsung membeli biji kopi melalui petani kopi asal Temanggung, Jawa Tengah. Itu sebabnya harga kopi yang didapatkan jauh lebih murah. Kemudian Sana Kopi melakukan roasting sendiri sehingga bubuk kopi tetap segar. Tak heran bila dengan harga murah konsumen bisa merasakan es kopi seperti di kedai kopi mahal. Sana Kopi juga menjual varian kopi vegetarian, yakni menggunakan susu kedelai dan kacang sebagai tambahan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement