Senin 01 May 2017 02:03 WIB

Pemain Surau dan Silek Hadiri Festival Kampoeng Minang

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Esthi Maharani
Gilang Dirga
Foto: Gita Amanda / Republika
Gilang Dirga

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Festival Kampung Minang yang diselenggarakan di Lapangan Banteng, Jakarta, berlangsung meriah. Kemeriahan acara tersebut bertambah dengan hadirnya para pemain film Surau dan Silek, film yang mengangkat kebudayaan Minangkabau.

"Walaupun saya hanya keturunan saja, saya merasa pulang kampung datang ke acara ini," ujar Gilang Dirga yang bermain dalam film Surau dan Silek, Sabtu (29/4).

Gilang sendiri mengaku merasa dekat dengan kebudayaan Minang. Meskipun sebelumnya ia tidak pernah menginjakkan kaki di tanah Minang. Terbukti, saat dimintai menuturkan bahasa Minang, Gilang cukup fasih lengkap dengan dialeknya.

Dihadapan pengunjung festival, Gilang juga berbagi pengalamannya mengenai proses syuting film Surau dan Silek. Selama syuting, Gilang menceritakan harus menyisihkan waktu 15 menit sebelum syuting untuk belajar bahasa Minang.

"Belajar bahasa Minang ternyata tidak semudah yang dipikirkan karena dialeknya yang beragam," kata Gilang.

Kendati demikian, kesulitan Gilang tersebut dapat teratasi karena dibantu oleh kru dan pemain lainnya yang juga berasal dari tanah Minang. Menurut Gilang, hampir 100 persen pemain Surau dan Silek merupakan warga asli dan keturunan Minang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement