Senin 13 Mar 2017 01:10 WIB

Pulau Penampung Sampah Wisata Maladewa 

Rep: Dwina Agustin/ Red: Indira Rezkisari
Pulau Thilafushi
Foto: Wikipedia
Pulau Thilafushi

REPUBLIKA.CO.ID, MALADEWA --  Maladewa merupakan kepulauan yang menjadi tujuan pariwisata laut dan banyak didatangi wisatawan. Ketika ada manusia, pasti ada sampah, tapi ke mana sampah-sampah di Maladewa itu menghilang?

Dengan banyaknya jumlah wisatawan di Maladewa, produksi sampah kepulauan itu pun meningkat drastis. Pulau tropis ini begitu bersih dan tidak terlihat sampah berserakan.

Kondisi itu berkat keberadaan Thilafushi, sebuah pulau yang menjadi tempat pembuangan semua sampah di Maladewa. Tempat tersebut menjadi wadah penerima tumpukan hasil dari konsumsi manusia.

Thilafushi 25 tahun lalu merupakan laguna alami. Pada Desember 1991, pemerintah memutuskan jika laguna ini akan dijadikan tempat pembuangan sampah untuk mengatasi masalah dari pembuangan limbah yang dihasilkan oleh industri pariwisata, dikutip dari Amusing Planet.

Tumpukan sampah pun mulai memadati laguna ini, dan lubang besar pun digali untuk menampung lebih banyak sampah di dalamnya. Untuk mengelola tempat ini, banyak orang datang terutama imigran dari Bangladesh yang mengelola 330 ribu ton sampah yang datang setiap harinya.

Beberapa limbah sekarang hanyut ke laut dan mencemari banyak situs menyelam di sekitar wilayah tersebut. Pemerhati lingkungan juga menuduh jika beberapa pihak tidak sabar ketika membuang sampah  ke laguna karena bongkaran yang bisa memakan waktu hingga tujuh jam. Untuk mencoba mengatasi masalah penyebaran sampah pemerintah mencoba mentransfer ke India agar bisa dilakukan proses daur ulang.

 

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement