Jumat 17 Feb 2017 11:17 WIB

Mengunjungi Stonehenge di Lereng Merapi

Rep: Rizma Riyandi/ Red: Winda Destiana Putri
Stonehenge di Sleman.
Foto: Jogja.co
Stonehenge di Sleman.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN – Kini masyarakat tidak perlu jauh-jauh pergi ke Inggris untuk melihat situs bersejarah Stonehenge. Pasalnya, batu-batu serupa peninggalan zaman prasejarah tersebut sudah ada di Yogyakarta.

Bahkan, lokasinya pun tidak kalah menakjubkan. Dimana Stonehenge ala Jawa ini terletak di Lereng Gunung Merapi, Dusun Petung, Desa kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Selain itu, bangunan bernama Stonehenge ini pun dikelilingi oleh kebun kopi.

Udara sejuk, langit cerah, dan panorama hijau pun menambah kesempurnaan wisata bagi para penikmat alam. Apalagi Stonehank sangat cantik untuk dijadikan sebagai backround foto. Baik selfie mapun grup.

Pengelola Stonehenge, Remon (37) menuturkan, objek wisata ini dibangun oleh swadaya masyarakat. Dimana proses pembangunannya telah berlangsung sejak empat bulan lalu. Setidaknya ada 20 susunan batu yang membentuk Stonehenge dengan tinggi rata-rata empat meter. "Ide awalnya bangun ini karena ingin ala-ala saja. Kalau The Lost World Castle dibuat jadi ala Benteng Takeshi, Stonehenge dibuat ya ala-ala Stonehenge," kata Remon. Adapun Stonehenge sendiri berdiri di lahan milik warga seluas 200 meter. Sebagian besar sudah ditanami rumput hijau untuk menambah kemiripan dengan Stonehenge.

Sementara sebagian yang lain masih dalam tahap pembenahan. Meski belum jadi 100 persen, saat ini Stonehenge sudah dikunjungi banyak pelancong. Baik oleh wisatawan mandiri maupun peserta Volcano Jeep. "Alhamdulillah sudah ramai. Rata-rata kunjungan per hari 200 sampai 300 orang," kata Remon. Sementara pada akhir pekan jumlahnya bisa melonjak sampai 500 orang. Untuk masuk ke area Stonehenge, pengunjung cukup membayar tiket masuk Rp 5.000.

Sementara itu, salah satu pengunjung Stonehenge, Indah (30) mengaku senang bisa berfoto di objek wisata baru tersebut. Pasalnya hasil foto di tempat tersebut sangat bagus. Apalagi ketika cuaca dan warna langitnya mendukung, bisa seperti Stonehenge asli di inggris. "Bagus ya kalau difoto," katanya senang. Indah sendiri sengaja datang ke Stonehenge karena penasaran. Sebelumnya ia pernah mendengar soal Stonehank saat berkunjung ke objek wisata lain di Dusun Petung.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement