Selasa 07 Feb 2017 08:16 WIB

Cara Memulai Bisnis Rental Mobil

Menyewakan mobil bisa menjadi salah satu idu bisnis yang menghasilkan.
Foto: Pixabay
Menyewakan mobil bisa menjadi salah satu idu bisnis yang menghasilkan.

REPUBLIKA.CO.ID, Bisnis rental atau penyewaan mobil merupakan salah satu bidang bisnis yang cukup menggiurkan. Prospek pasar yang cukup besar ditambah dengan potensi keuntungan yang menggiurkan menjadikan bisnis ini cukup menarik.

Seorang pengusaha rental bisa mendapatkan uang jutaan rupiah dari satu kendaraan saja. Padahal seorang pengusaha biasanya mempunyai beberapa kendaraan, sehingga bayangkan total keuntungan yang bisa didapat dari bisnis ini.

Namun demikian, sebelum terlampau jauh berangan-angan mempunyai kendaraan dalam jumlah banyak agar dapat meraih keuntungan besar, Anda perlu menyadari bahwa bisnis ini juga membutuhkan modal yang tidak sedikit.

Satu unit kendaraan saja nilainya mencapai ratusan juta rupiah, sehingga membutuhkan dana yang cukup besar dan seringkali harus menggunakan fasilitas kredit untuk memenuhi inventaris kendaraan Anda. Dengan demikian, Anda dapat mencoba untuk memulai dengan satu atau dua unit kendaraan dulu.

Selain beban keuangan yang lebih ringan, Anda dapat lebih mudah dalam memaksimalkan kendaraan. Karena sebagai pemain baru tentu Anda masih harus mencari pasar dan bersaing dengan pemain yang lebih dulu berkecimpung dalam bisnis ini. Bagi yang berminat untuk memulai bisnis ini, berikut tips sederhana:

Pilih mobil yang diminati pasar

Memilih mobil yang diminati pasar akan memudahkan Anda dalam memasarkannya karena masyarakat sudah terbiasa menggunakan jenis kendaraan tersebut. Contoh jenis mobil yang cukup populer untuk disewakan adalah Avanza atau Xenia. Kedua jenis kendaraan ini dianggap berkapasitas cukup besar, cukup irit BBM, dan dapat digunakan untuk segala kondisi.

Selain itu, jenis mobil Innova, Gran Max, dan APV juga cukup banyak disewakan. Mobil-mobil tersebut juga memberikan keuntungan dari sisi pengusaha rental karena harganya yang relatif terjangkau dan juga perawatan yang relatif mudah. Sementara untuk harga sewanya berkisar antara Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu per 24 jam.

Mulai dengan menggunakan mobil baru

Membeli mobil bekas memang lebih murah, namun Anda harus jeli karena mobil bekas biasanya memerlukan perawatan yang lebih banyak. Bila mobil bekas tersebut tidak dirawat dengan baik oleh pemilik sebelumnya, maka bisa saja kondisinya sudah tidak prima dan harus mengeluarkan banyak dana untuk perbaikan. Sementara dengan membeli mobil baru maka Anda mendapatkan kendaraan yang lebih prima dan akan lebih mudah menarik konsumen karena kendaraan yang ditawarkan masih mulus. Mobil baru juga dipandang lebih tinggi oleh asuransi daripada mobil bekas.

Dapatkan mobil baru tanpa membeli dengan tunai

Hindari membeli mobil dengan cara tunai kecuali bila dana yang dimiliki cukup besar. Namun bila modal yang ada terbatas, sebaiknya hindari pembelian tunai agar dana yang ada dapat digunakan untuk keperluan lain yang menunjang usaha Anda. Anda dapat membeli pada dealer dan mengajukan kredit pada bank sehingga dana yang dibutuhkan di awal hanya untuk membayar uang muka dari kendaraan tersebut.

Sementara untuk membayar angsuran, Anda dapat menggunakan dana dari penyewaan mobil tersebut. Asumsikan bila kendaraan Anda cicil dengan jangka waktu 3 tahun dengan cicilan Rp 4 juta per bulan. Maka Anda perlu menyewakan mobil tersebut selama 10-15 hari untuk menutup angsuran dan sewa pada hari berikutnya dapat menjadi keuntungan Anda atau digunakan sebagai dana cadangan untuk perawatan mobil.

Siapkan sistem sewa

Salah satu risiko besar yang mengintai bisnis sewa mobil adalah risiko pencurian mobil. Untuk itu, Anda perlu menyiapkan sistem sewa yang aman sehingga meminimalisir risiko tersebut. Meminta KTP atau surat lainnya terkadang tidak cukup, Anda mungkin perlu menanamkan perangkat GPS untuk mencegah pencurian kendaraan dan memudahkan dalam melacak kendaraan tersebut. Anda juga dapat mengajukan ketentuan untuk menyewa dengan supir sehingga lebih aman, atau dengan syarat melakukan survei terlebih dahulu terhadap calon klien.

Lakukan promosi

Untuk dapat memperoleh pendapatan dan membayar cicilan, Anda tentu harus dapat memperoleh klien. Hal ini dapat dicapai dengan cara melakukan promosi melalui berbagai media seperti brosur maupun online. Anda juga dapat secara aktif mengajukan penawaran pada hotel atau perusahaan sehingga memperoleh jaminan adanya klien yang berulang menggunakan jasa Anda sehingga tidak perlu harus mencari klien baru.

Artikel ini merupakan kerjasama antara Republika.co.id dengan Cermati.com, portal pembanding produk keuangan Indonesia

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement