Jumat 27 Jan 2017 08:56 WIB

Festival Pesona Bau Nyale Tingkatkan Potensi Pariwisata Mandalika

Peluncuran dua even pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) 2017
Foto: Republika/Hazliansyah
Peluncuran dua even pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) 2017 "Lombok-Sumbawa Great Sale (LSGS)" dan "Festival Pesona Bau Nyale".

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (Deputi BP3N) Kementerian Pariwisata Esthy Reko Astuti mengapresiasi akan terselenggaranya dua even pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) 2017 "Lombok-Sumbawa Great Sale (LSGS)" dan "Festival Pesona Bau Nyale".

Kedua ajang tersebut dinilai sebagai sarana untuk mempromosikan potensi pariwisata serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Provinsi NTB, yang tahun ini menargetkan 4 juta kunjungan wisatawan.

"Diharapkan dapat mendongkrak kunjungan wisatawan ke NTB yang pada bulan Februari biasanya memasuki low seasons," ujar Esthy Reko Astuti dalam peluncuran even tersebut, Kamis (26/1) malam di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta.

Festival Bau Nyale yang sudah lama dikenal wisatawan diharapkan menjadi sarana efektif untuk mempromosikan kawasan KEK Mandalika yang ditetapkan sebagai satu diantara 10 destinasi prioritas atau "Bali Baru" yang saat ini tengah dilakukan percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas pariwisata di sana.

"Festival Bau Nyale menjadi daya tarik bagi Mandalika sebagai kawasan resort kelas dunia. Festival budaya Bau Nyale sudah dikenal wisnus dan wisman dari seluruh dunia," kata dia.

Kadis Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Moh Faizal sebelumnya mengatakan, sebanyak 189 industri telah berkomitmen untuk berpartisipasi di ajang Lombok-Sumbawa Great Sale (LSGS).

"Ada 189 industri yang komitmen untuk acara ini. Ada 69 hotel, 48 resto dan berbagai ekonomi kreatif yang mendukung. Termasuk 28 agen perjalanan dan seluruh airline yang terbang ke Lombok menyatakan diri mendukung Lombok-Sumbawa Great Sale 2017," ujar Lalu.

Festival Pesona Bau Nyale 2017 akan mengangkat tema "Heritage of Mandalika" untuk menegaskan bahwa even budaya ini memiliki nilai tradisi dan budaya yang patut dipertahankan keberadaanya.

"Selain acara puncak Pesona Bau Nyale 2017, kita juga menyiapkan delapan rangkaian acara. Yaitu peresean, bersih pantai, parade budaya, surfing, voli pantai, lomba swafoto, kampung kuliner, pemilihan putri Mandalika, pagelaran budaya dan hiburan rakyat," ujar Lalu. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement