Senin 02 Jan 2017 08:10 WIB

Pemkab Tetapkan Festival Biak Munara Wampasi Agenda Tetap

Wisata Pantai (Mahmud Muhyidin)
Foto: Mahmud Muhyidin
Wisata Pantai (Mahmud Muhyidin)

REPUBLIKA.CO.ID, BIAK -- Dinas Pariwisata Kabupaten Biak Numfor, Papua, menetapkan Festival Biak Munara Wampasi menjadi agenda tetap promosi pariwisata pemkab untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Biak Numfor Yubelius Usior di Biak, Senin, mengatakan Festival BMW merupakan pasar pariwisata budaya yang menjadi paket wisata unggulan daerah setempat karena layak dijual kepada wisatawan mancanegara.

Pada Festival BMW 2017 akan mengelar kegiatan menangkap ikan di air laut yang surut (snapmor), atraksi budaya berjalan di atas batu panas (apen byaren), lomba perahu tradisional waimansusu, serta wisata ke objek di Kepulauan Padaido/Aimando.

Kegiatan lain yang direncanakan pada festival itu adalah konser kesenian sanggar seni, festival band Biak, pameran berbagai produk usaha kecil kelompok masyarakat asli Papua, serta kegiatan lain yang disesuaikan dengan kebutuhan promosi pariwisata Biak.

"Kekayaan wisata Pulau Biak sangat beragam dan berpotensi, di antaranya kekayaan alam laut Pulau Biak sebagai lokasi bermain 'diving', 'snorkling', dan tempat penelitian," ungkapnya.

Dari aspek lain, katanya, Pulau Biak memiliki lokasi sejarah peninggalan Perang Dunia II yang saat ini masih menyimpan sisa peninggalan perang dunia itu.

Kekayaan budaya dan seni khas Suku Biak, katanya, di Pulau Biak masih eksis dan terjaga secara utuh dan turun temurun hingga saat ini.

"Saya optimistis kekayaan alam dan keaslian seni budaya Suku Biak jika dikemas secara profesional melalui Festival Biak Munara Wampasi dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat adat sebagai pemilik asli kebudayaan Suku Biak," katanya.

Ia menyebut Festival BMW menjadi pilihan tempat dan sarana masyarakat Suku Biak untuk berkreasi dan menampilkan keunikan serta keaslian budaya setempat.

Kabupaten Biak Numfor merupakan wilayah kepulauan dari 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua yang terdiri atas 19 wilayah pemerintahan distrik dan 254 kampung/desa dengan program unggulan daerah, di antaranya pariwisata, perikanan, dan jasa.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement