Sabtu 17 Dec 2016 07:41 WIB

Menteri Susi Takjub Keindahan Teluk Tihlepuai

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendengar pertanyaan anggota Komisi IV dalam rapat kerja di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (7/9).
Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendengar pertanyaan anggota Komisi IV dalam rapat kerja di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (7/9).

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memuji keindahan bawah laut Teluk Tihlepuai, Desa Morela, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, yang masih terjaga keasliannya.

"Taman bawah lautnya cantik sekali, masih bagus, tidak banyak pengeboman ikan, di NTT sudah rusak, banyak tempat lain sudah rusak, di jawa juga sudah hancur," kata Susi usai menyelam untuk meninjau ekowisata kebun kima di Teluk Tihlepuai, Sabtu.

Ia mengatakan dari potensinya, Teluk Tihlepuai masih bisa dikembangkan untuk pariwisata bawah laut, terutama sebagai objek penyelaman yang bisa menarik lebih banyak turis untuk datang ke Maluku.

Karena itu Menteri Susi juga menyarankan kepada Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Munardo untuk membangun lapangan terbang seluas satu kilometer di dekat Teluk Tihlepuai sehingga turis yang tiba di Bandara Pattimura bisa langsung ke Morela dengan menggunakan pesawat.

"Ikannya luar biasa. Saya pikir untuk diving spot, tadi saya bicara dengan Pangdam, bikin bandara satu kilometer dari rumput di Morela, jadi orang bisa ke sini dari Ambon satu jam saja," katanya.

Guna mendukung pengembangan pariwisata bawah laut di Teluk Tihlepuai, Susi juga menyarakan agar masyarakat tetap menjaga kebersihan, terutama dari sampah plastik yang tidak hanya bisa mengotori erusak keindahan laut, tapi juga dapat menyebabkan kerusakan ekosistem di perairan tersebut.

"Saya masih mendapatkan sampah plastik di dalam sana, yang seperti ini harus dikurangi, kebersihan harus laut harus dijaga, jangan buang sampah ke laut maupun sungai," katanya.

Selain pariwisata bawah laut, Teluk Tihlepuai juga bisa dikembangkan untuk pembudidayaan rumput laut dan ikan, tapi lokasinya harus berjauhan. Hal tersebut dimaksukan agar kekeruhan air akibat pakan ikan tidak mempengaruhi lokasi yang menjadi taman laut.

"Lokasi harus ditentuin yang tidak accessable itu untuk usaha-usaha membuat kerambah, tapi untuk yang seperti ini, pariwisata, harus dijaga tetap kebersihannya," katanya.

Menteri Susi Pudjiastuti datang ke Ambon untuk melakukan serangkaian kunjungan ke Desa Mamala, Morela dan Hitu Lama, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, dan Balai Budidaya Perikanan Ambon, termasuk meresmikan ekowisata kebun kima dan membuka pameran bawah laut di Teluk Tihlepuai.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement