Ahad 07 Aug 2016 08:55 WIB

Pemerintah Kembangkan Kawasan Wisata Borobudur

Wisatawan memotret matahari terbit dari Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tenngah.
Foto: Antara
Wisatawan memotret matahari terbit dari Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tenngah.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Pemerintah melalui Badan Otoritas Borobudur berencana mengembangkan kawasan wisata pendukung Candi Borobudur, kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo.

"Konsep pengembangan destinasi baru di luar Borobudur tersebut, letaknya di Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo, Salaman di Kabupaten Magelang, dan Tritis di Kabupaten Kulonprogo daerah Istimewa Yogyakarta," katanya di Magelang, Sabtu (6/8).

Ia mengatakan hal tersebut usai mendampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, menyambut kedatangan Presiden Ukraina Petro Poroshenko di Candi Borobudur.

Ia menuturkan nanti konsepnya bedah Menoreh, pengembangan kawasan ini nanti akan dilengkapi dengan semua sarana prasarana wisata, sehingga nanti orang dari Bandara Kulonprogo, sebelum masuk ke Borobudur mampir dulu di destinasi tiga daerah tersebut.

"Oleh karena itu orang tidak hanya datang ke Candi Borobudur saja. Tetapi mereka juga menikmati destinasi yang lain," katanya. Selain mengembangkan tiga daerah itu, katanya Kepala Badan Otoritas nantinya harus bekerja sama dengan unsur terkait dalam pengembangan, antara lain kepala daerah setempat, Badan Konservasi Borobudur, PT Taman Wisata candi Borobudur, Prambanan, dan Ratuboko.

"Konteksnya juga nanti menumbuhkan kawasan, jadi dari Bandara Kulonprogo nanti akan dibangun jalan ke Borobudur," katanya.

Ia mengatakan pengunjung Candi Borobudur selama tahun sekitar 3,5 juta orang, kalau semua naik ke candi, kasihan candinya. Ia menuturkan semangatnya adalah membentuk yang baru, nantinya sinergis, akan mengembangkan yang lain di tiga daerah itu, dikutip Antaranews.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement