Rabu 27 Jul 2016 17:23 WIB

Tour De Singkarak Tolok Ukur Sport Tourism di Indonesia

Pebalap sepeda beradu kecepatan saat melintasi flyover Aur Kuning pada Tour De Singkarak Etape Keenam di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Kamis (8/10).
Foto: Antara/M Agung Rajasa
Pebalap sepeda beradu kecepatan saat melintasi flyover Aur Kuning pada Tour De Singkarak Etape Keenam di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, Kamis (8/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ajang balap sepeda tahunan yang menggabungkan olahraga dan pariwisata, Tour de Singkarak (TdS) siap kembali digelar tahun ini. Menempuh jarak 1102,7 kilometer, TdS 2016 akan berlangsung pada 6 hingga 14 Agustus mendatang.

Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno mengatakan penyelenggaraan TdS memberikan kontribusi yang besar bagi daerahnya, baik dampak secara langsung maupun tidak langsung.

TdS 2016 yang diikuti 23 tim terdiri dari 18 tim internasional dan lima tim nasional dengan jumlaj peserta mencapai 230 orang dan officials minimal akan terjadi pengeluaran untuk akomodasi, transportasi dan makanan.

Selain itu juga percepatan pertumbuhan dan pengembangan wilayah dan pengembangan kepariwisataan di Sumatra Barat serta Kabupaten/Kota yang ada di dalamnya.

"Selama delapan tahun terakhir ini pembangunan infrastruktur, sarana prasarana, usaha dan fasilitas pariwisata di berbagai daerah Sumbar mengalami peningkatan," kata Irwan Prayitno dalam peluncuran Tour de Singkarak 2016 beberapa waltu lalu.

Demikian juga peningkatan arus wisatawan yang tahun 2015 lalu sebanyak 6,9 juta wisnus (wisatawan nusantara,red) dan 78.274 wisman (wisatawan mancanegara,red), sedangkan target tahun 2016 meningkat 7,4 juta wisnus dan 85 ribu wisman," kata dia.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan TdS 2016 mendukung program Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia dalam mewujudkan target 12 juta kunjungan wisman dan 260 juta pergerakan wisnus di tahun ini.

Menpar berharap TdS 2016 sebagai momentum yang efektif untuk mempromosikan potensi pariwisata Sumbar sebagai Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia yang akan mendatangkan kunjungan wisatawan serta meningkatkan ekonomi secara langsung bagi masyarakat daerah.

"Sisi lain gencarnya pemberitaan TdS 2016 akan memiliki media value yang tinggi," ujar Menpar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement