Selasa 31 May 2016 05:18 WIB

Mengenal Jukung yang Bisa Melewati Ombak Besar

Produk Jukung Aquatec buatan dalam negeri.
Foto: Ist
Produk Jukung Aquatec buatan dalam negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Inovasi anak negeri, berupa Jukung Aquatec, akan menjajal ganasnya perairan Selat Bali dan Lombok. Pembuatnya adalah Budiprawira Sunadim, yang menjajal sendiri perairan yang dikenal berarus deras dengan ombak besar itu, dari Pantai Bangsring, Banyuwangi, pagi Senin (30/5).

Dengan jukung (perahu)) buatannya itu, Budiprawira menuju Tulamben, Bali. Dari Pulau Dewata, ia melewati perairan wisata Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Perjalanan ekspedisi pertama dengan jukung tersebut direncanakan berlabuh di Bangsal, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu 1 Juni 2016 .

Selama ini, perairan itu hanya bisa dilayari kapal bertonase besar di atas 30 GT. Tetapi dengan teknologi Aquatec ciptaannya, Budiprawira optimistis jukung buatannya bisa menghadapi perairan dalam dengan ombak yang besar dan berarus deras.

“Dengan kemampuan jelajah yang lebih luas, walaupun hanya dengan jukung nelayan-nelayan kita akan bisa mencapai fishing ground di laut dalam,” jelas Budi. Padahal, sambung dia, selama ini fishing ground hanya bisa dicapai olehkapal nelayan bertonase besar. Sehingga nelayan kecil hanya bisa memancing di dekat pantai.

Soal keandalan Jukung Aquatec, Budiprawira menceritakan, ia pernah menyampaikannya kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti, di sela-sela kunjungan pameran beberapa waktu lalu. “Saya sampaikan ke Bu Susi, kalau jukung ini selain untuk nelayan juga untuk acara wisata sekaligus. Sebagai pembuktian jika Jukung Aquatec ini mampu melewati Selat Lombok,” ujarnya.

Hasil karya Budiprawira itu diharapkan menjadi jawaban atas keresahan para nelayan saat ini. Menurut dia, nelayan yang menggunakan jukung berbahan kayu atau fiber selalu khawatir akan pecah atau tenggelam, menghadapi ganasnya lautan.

Jukung tersebut juga punya keunggulan terbuat dari Prime Grade Polyethylene (PE) yang ramah lingkungan dan tahan lama.  "Seluruh proses pembuatannya dari mulai bahan sampai jadi di dalam negeri, oleh PT Gani Arta Dwitunggal pabrik yang berlokasi di Padalarang," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement