Jumat 22 Apr 2016 06:04 WIB

Menyusuri Hulu Sungai Citarum di Bandung Selatan

Rep: c26/ Red: Bilal Ramadhan
Situ Cisanti yang merupakan hulu dari Sungai Citarum
Foto:
Situ Cisanti yang merupakan hulu dari Sungai Citarum

Dalam satu hari, ratusan pengunjung dari berbagai wilayah datang memadati Situ Cisanti. Cukup membayar Rp 10.000 per orang ditambah Rp 3.000 untuk satu kendaraan bermotor.

Obyek wisata yang dikelola masyarakat dengan Perhutani ini menyediakan jalan setapak di sekililing situ seluas delapan hektar tersebut. Pengunjung dapat merasakan ketenangan dan kesejukan alami yang tetap terjaga.

Rumput-rumput di sekitar pun dimanfaatkan pengunjung untuk berduduk-duduk santai. Sembari menggelar karpet dan aneka cemilan makanan. Persis piknik di kebun raya.

Tak ketinggalan warga sekitar yang juga menggantungkan mata pencaharian dari hasil tangkapan ikan yang hidup di situ. Warga memancing dan menebar jala ikan tanpa merusak ekosistem yang ada.

"Di sini memang sangat dijaga kelestariannya. Kalau dirusak, mau gimana ini sumber kehidupan bukan cuma warga sekitar sini tapi juga seluruh Jawa Barat," ujar Atep.

Ia menyebutkan kondisi di Situ Cisanti saat ini sudah cukup tertata. Disediakan fasilitas yang cukup lengkap mulai dari toilet, musolah dan warung makan. Bahkan di kawasan Situ Cisanti ini juga cocok bagi para pecinta alam terbuka untuk mencoba bermalam dengan berkemah.

Warga Kota Cimahi, Dian Rosadi mengaku perjalananya menuju Situ Cisanti untuk melepas penat selama bekerja. Dan terbukti, keindahan alam Situ Cisanti masih tetap terjaga. Mengembalikan semangat untuk kembali beraktivitas.

"Awalnya tahu dari internet. Lihat gambarnya kayaknya bagus. Akhirnya kesini memang bagus banget," ujarnya.

Keasrian alam Situ Cisanti tentunya dimanfaatkan para pengunjung untuk berfoto. Banyak spot menarik untuk diabadikan. Seperti dermaga kayu dan sebuah papan bertuliskan huruf-huruf yang membentuk tulisan 'Kilometer 0 Citarum'.

Disarankan untuk datang lebih pagi. Mengingat matahari terbit dapat terlihat langsung dari belahan bukit yang terletak di sebelah timur.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement