Senin 21 Mar 2016 19:04 WIB

Menpar Bakal Launching Tour de Bintan 2016

Tour de Bintan.
Foto: Antarafoto
Tour de Bintan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Pariwisata Arief Yahya bakal melaunching Tour de Bintan, di Jakarta, Selasa (22/3) malam. Ribuan pembalap sepeda akan andil dalam event bertajuk sport tourism yang rencananya dihelat di Pulau Bintan pada 1-3 April 2016 itu.

“Kemenpar akan terus mensupport events yang berdekatan dengan Singapura maupun Malaysia,” ungkap Menpar Arief Yahya dalam keterangannya, Senin (21/3).

Menurut Arief, proximity atau kedekatan itu sangat penting dalam pariwisata, mirip dengan bisnis telekomonikasi. Semakin dekat, kata dia, semakin besar peluang untuk mendapatkan jumlah wisman yang lebih banyak.

Ia mengatakan, Bintan jaraknya hanya 45 menit dari Singapura dan 1 jam dari Malaysia. Karena itu, kawasan yang berdekatan itu sangat strategis untuk menjaring wisman dari negara tetangga.

“Tahun 2015, Wisman dari Singapore terbesar ke Indonesia, hampir 2 juta orang. Peringkat kedua, Malaysia dengan 1,7 juta orang. Baru Cina 1,3 juta, dan Australia 1,17 juta,” ujar Arief Yahya.

Ia menambahkan, sama dengan Thailand, yang jaraknya paling dekat di antara negara-negara ASEAN, turis Cina yang ke Thailand sampai 8 juta, lalu orang Malaysia yang ke Thailand juga 3,4 juta orang, karena aksesnya bisa ditempuh dengan jalur darat. “Itu bukti bahwa jarak dan akses itu mempengaruhi tingkat kunjungan Wisman. Kita punya Great Batam yang secara geografis dekat dengan Singapore dan Malaysia, aksesibilitasnya juga mudah, dengan jalur laut. Karena itulah, sport tourism di Kepri sangat ideal untuk menggaet wisman dari dua negara itu,” tutur mantan dirut PT Telkom itu.

Tour de Bintan pada tahun ini bakal diikuti 1.150 pembalap, dari 40 negara yang ikut serta. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bintan, Luki Zaiman Prawira, menambahkan, keberadaan kawasan wisata teranyar, Lagoi Bay, daerah yang kerap disebut Bali-nya Kepulauan Riau itu diyakini menjadi daya tarik tersendiri bagi ratusan peserta Tour de Bintan 2016.

Menurut dia, kawasan Lagoi benar-benar bagus, bersih, modern, selera orang Singapore. Pantainya banyak dikelola resort. Dan di kawasan ini, wisatawan bisa merasakan dua aura yang berbeda: aura modern dan alami. Ia menambahkan, ada banyak pertokoan, kafe, resort, padang golf, pantai pasir putih serta nyiur di pinggir pantai.

“Lagoi Bay ini kabarnya sudah sampai ke seantero dunia. Jadi mau kami gas promosinya lagi di Tour de Bintan agar meningkatkan kunjungan wisman. Di Tour de Bintan 2016, Lagoi Bay akan dijadikan prolog perlombaan,” kata Luki.

Luki menambahkan, pembukaan lomba akan dimulai sepanjang 12 kilometer (Km) memutari kawasan wisata Lagoi Bay, di hari perdana pembukaan Tour de Bintan, 1 April mendatang. Setelah menjelajah Legoi Bay, keesokan harinya seluruh rider langsung menjelajah etape I, dengan melintasi jalur sepanjang 153 km.

Di sini, kata dia, lagi-lagi para peserta akan dimanjakan dengan suguhan panorama yang keren. Setelah start dari Simpang Lagoi, peserta akan diajak menjelajah kawasan pariwisata Trikora, Berakit, Kawal dan ibu kota Kabupaten Bintan di Bintan Buyu sebelum finish di Simpang Lagoi.

Pada Etape II, papar Luki, setelah start dari Nirwana Garden’s, peserta akan kembali diajak menikmati keindahan Gunung Bintan, Busung, Tanjunguban dan Sekera, sebelum finis di Nirwana Gardens. “Dijamin keren. Ada panorama pantai, bukit, perkotaan dan hutan,” terang Luki.

Di Tour de Bintan 2016, Singapura mendominasi jumlah peserta. Peserta asal Negeri Singa Putih itu menyumbang 30 persen dari kuota keseluruhan. Setelah itu, ada Inggris dengan prosentasi 19 persen. Kemudian disusul Australia yang menyumbang sekitar 12 persen. Sementara tuan rumah Indonesia menyumbang 6 persen.

“Peserta dari Amerika, Kanada, Selandia Baru, Jerman, Perancis, dan Jepang juga ikut berpartisipasi. Ini membuktikan destinasi pariwisata Bintan sudah dikenal di kancah dunia,” tutur Luki.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement