Rabu 09 Mar 2016 08:03 WIB

Pelajar Amati Perilaku Lumba-lumba Saat GMT di Ancol

Rep: Rossi Handayani/ Red: Indira Rezkisari
Pelajar dan sejumlah komunitas diajak memperhatikan perilaku lumba-lumba saat gerhana matahari di Ancol, Rabu (9/3).
Foto: Republika/Rossi Handayani
Pelajar dan sejumlah komunitas diajak memperhatikan perilaku lumba-lumba saat gerhana matahari di Ancol, Rabu (9/3).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Taman Impian Jaya Ancol sebagai salah satu kawasan wisata edutainment terbesar di Indonesia menggelar kegiatan pengalaman efek Gerhana Matahari Total (GMT) satwa yang berada di Ocean Dream Samudra, Rabu (9/3). Ancol mengajak pelajar Sekolah Rakyat Ancol dan komunitas Teens Go Green bersama-sama mengamati perubahan perilaku hewan salah satunya lumba-lumba.

"Pengamatan kali ini baru pertama kali dilakukan, kami bersama LIPI turut melakukan penelitian ini secara langsung," kata Corporate Communication Manager Ancol, Rika Lestari, Rabu (9/3).

Pengamatan ini dilakukan dengan menggandeng Kelompok Penelitian Biodiversitas dan Konservasi Sumberdaya Laut Pusat Penelitian Oseonografi LIPI. Fenomena Gerhana Matahari Total menjadi salah satu peristiwa bersejarah yang terjadi di tahun ini di beberapa wilayah Indonesia.

Di Jakarta masyarakat dapat menyaksikan gerhana matahari total meskipun ketutupan matahari hanya mencapai 88,74 persen.  Di Palu, Balikpapan, Bangka Belitung dan area lain di 11 provinsi Nusantara turut menyaksikan gerhana matahari total.

Kegiatan pengamatan dilakukan terhadap satwa yaitu lumba-lumba dari mulai pukul 07.10 pagi. Saat mengamati lumba-lumba para pelajar diajak untuk mengamati pergerakan lumba-lumba aktivitas bernapas, sosialisasi dengan kawanan gerombol atau sendiri serta interaksi lainnya.

(baca: JK Saksikan Gerhana Matahari di Palu)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement