Selasa 26 Jan 2016 11:34 WIB

Suwon, Kota Penuh Pagelaran Budaya

Rep: c27/ Red: Andi Nur Aminah
Hwaseong Fortress, salah satu tempat tujuan wisata di Suwon, Korea Selatan
Foto: Yonhapnews
Hwaseong Fortress, salah satu tempat tujuan wisata di Suwon, Korea Selatan

REPUBLIKA.CO.ID, SUWON -- Pariwisata menjadi fokus utama hampir di setiap daerah, termasuk salah satu kota di Korea Selatan, Suwon. Dengan mengambil tema peringatan 220 tahun ulang tahun Hwaseong Fortress, pemerintah kota melakukan serangkaian pagelaran budaya dan pameran.

Kota yang berada sekitar 50 kilometer dari Seoul ini mencoba memperkenalkan kebudayaan dan kelebihan pariwisata kota untuk mencapai target tujuh juta wisatwan. Target yang tidak main-main itu telah dimulai dengan pengenalan kelebihan lokasi-lokasi pariwisata sejak awal tahun ini.

"Kami sedang mempersiapkan untuk menekankan karakteristik yang berbeda dari Suwon, sehingga tidak berhenti di sebuah acara satu kali," ujar pejabat setempat dikutip dari Yonhapnews, Selasa (26/11).

Dengan tajuk "Visit Suwon Hwaseong Year", pemerintah kota telah memulai dengan memberikan insentif pada perusahan yang bisa mendatangkan wisawatan terbanyak. Di samping itu, pemerintah juga meminta partisipasi warga lokal untuk melakukan kampanye menaruh pot bunga di depan rumah dan perkantoran sepanjang 2016.

Keuntungan lain yang ditawarkan pemerintahan Suwon kepada wisatwan adalah dengan memberikan diskon untuk restoran dan akomodasi jika wisatawan mengunggah foto dengan latar belakang Hwaseong. Untuk menunjang kedatangan wisatawan, 110 ribu pengemudi taksi dan bus telah menjalani program pendidikan untuk membuat pelayanan lebih baik.

"Setelah menganalisis proyek-proyek pemerintah daerah lain untuk merayakan kunjungan sepanjang tahun, kami menemukan bahwa partisipasi warga adalah penting," ujar pejabat tersebut.

Untuk lebih mengenalkan benteng yang sudah menjadi warisan budaya UNESCO ini, pemerintah setempat juga akan melakukan pengenalan studi mulai dari Januari hingga September seputar benteng dan filosofi Raja Jeongjo. Sedangkan seminar dengan skala internasional akan dilakukan pada Oktober mendatang.

Sepanjang tahun, beragam pagelaran budaya, termasuk sebuah festival musik internasional, festival jazz, acara makanan dan budaya, festival model Asia dan konser K-pop, akan dihelat tanpa henti. Pemerintah juga akan menghelat acara olahraga seperti pertandingan sepak bola internasional dan liga bisbol sekolah tinggi nasional.

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement