Senin 25 Jan 2016 08:36 WIB

Susu Penentu Penting Seni Menggambar di Atas Kopi

Rep: C27/ Red: Indira Rezkisari
Latte art atau seni menggambar dengan susu dan kopi.
Foto: flickr
Latte art atau seni menggambar dengan susu dan kopi.

REPUBLIKA.CO.ID, Latte art atau seni dalam menyajikan kopi saat ini bukan hanya menjadi penghias semata. Laiknya makanan, penampilan juga menjadi faktor kopi semakin bisa dinikmati.

Jika sebelumnya masyarakat Indonesia terbiasa menyeduh kopi ala kadarnya, dengan kehadiran latte art, penikmat kopi dimanjakan secara visual. Gambar yang dihasilkan dari latte art dapat bermacam-macam, dari mulai yang simpel seperti gambar hati, hingga bentuk-bentuk lain yang lebih rumit seperti gambar binatang.

Menurut Caleb Cha World Latte Art Champion 2015 hal paling dasar untuk membuat latte art adalah espresso dan susu. Kedua elemen tersebut tidak bisa dilepaskan agar menghasilkan tidak hanya latter art yang indah dipandang, tapi juga dapat dinikmati.

"Temperatur yang baik itu sekitar 15 hingga 17 derajat," ujar Caleb saat memeragakan cara membuat Latte art di Caswell's Coffee, Jakarta, Ahad (24/1).

Di samping temperatur mempengaruhi susu untuk mengeluarkan buih sebagai media latte art, testur dari susu tersebut juga akan terpengaruhi. Susu menjadi faktor penting penentu terbentuknya gambar yang diinginkan.

Kadar lemak yang terdapat dalam susu pun menjadi penentu tekstur yang perlu diperhatikan. Lemak yang semakin rendah maka akan membuat susu semakin ringan, berbeda dengan susu yang tinggi lemak yang butuh proses lebih dalam mengocok untuk membuat buih.

(baca: Minum Susu Almond, Bayi Ini Alami Kelainan Tulang)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement