Jumat 25 Dec 2015 06:31 WIB

Tiwul Khas Gunung Kidul Banyak Diminati Wisatawan

Panganan khas Gunung Kidul, tiwul
Foto: antarafoto
Panganan khas Gunung Kidul, tiwul

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pusat oleh-oleh tiwul Yu Tum makanan khas Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami peningkatan permintaan hingga 50 persen dalam sepekan terakhir.

Pemilik Toko Tiwul Yu Tum Gunung Kidul Slamet Riyadi di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan pada hari biasa, produksi tiwul sekitar 200-250 tumpeng. "Saat libur Natal dan Tahun Baru 2016, permintaan tiwul meningkat hingga 50 persen. Kami menaikkan produksi tiwul setiap harinya," kata Slamet.

Ia mengatakan bahwa pembuatan tiwul relatif sangat mudah. Bahan bakunya dari gaplek atau ketela pohon yang dikeringkan, kemudian dihaluskan menjadi tepung, lalu dikukus selama 15 menit. Dalam proses memasak tersebut, bisa ditambahkan gula atau kelapa yang sudah diparut.

"Permintaan konsumen kebanyakan rasa gurih sehingga tiwul yang siap dimakan dapat dicampur dengan kelapa parut. Tiwul juga dapat dimasak dengan rasa manis dengan menambahkan atau dicampuri gula merah saat dimasak," kata Riyadi.

Menurut dia, Toko Tiwul Yu Tum miliknya dalam satu hari mampu menjual ratusan porsi kecil tiwul, atau sekitar 8 kuintal gaplek sebagai bahan bakunya setiap hari. Harga tiwul bervariasi, antara Rp 15 ribu dan Rp 35 ribu per porsi.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement