Kamis 17 Sep 2015 06:16 WIB

KPAI: Anak Indonesia Butuh Pengasuhan Berkualitas

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari
Ibu dan anak memasak di dapur/ilustrasi
Foto: Republika/Prayogi
Ibu dan anak memasak di dapur/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, Tingginya angka kekerasan terhadap anak yang terjadi akhir-akhir ini, baik anak sebagai korban maupun pelaku hanyalah masalah hilir dari penyelenggaraan perlindungan anak.

"Permasalahan di hulunya adalah minimnya pengasuhan berkualitas yang dilakukan orang tua," ujarnya Komisioner Bidang Pengasuhan yang juga menjabat sebagai Ketua Divisi Telaah dan Kajian KPAI, Rita Pranawati,  dalam surat elektronik yang diterima Republika.co.id, Kamis (17/9).

Rita mengungkapkan secara umum peran ibu lebih besar dan lebih mengambil inisiatif dalam hal pengasuhan dibandingkan ayah. Padahal ayah dan ibu sama-sama dibutuhkan oleh anak dalam tumbuh kembangnya.

"KPAI mengajak semua keluarga Indonesia untuk memberikan pengasuhan berkualitas kepada anak demi masa depan yang lebih baik untuk anak dan Indonesia. Jika kita mengabaikan pengasuhan anak saat ini, maka dua puluh tahun yang akan datang akan terlihat buruknya kualitas SDM bangsa," katanya menjelaskan.

KPAI mendorong pemerintah untuk melakukan kampanye pengasuhan berkualitas, melakukan edukasi pengasuhan berkualitas, serta mendorong kebijakan terlaksananya edukasi pengasuhan berkualitas agar bangsa ini tidak hanya menyelesaikan masalah seperti pemadam kebakaran, tetapi mencegah masalah di bagian hulunya. Agar Indonesia bisa menjadi bangsa yang ramah anak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement